Suara.com - Sakit Gigi Parah? PDGI Jelaskan Kondisi Gawat Darurat untuk Periksa Gigi
Pemerintah telah memberi imbauan untuk menunda ke rumah sakit kecuali dalam kondisi gawat darurat. Tak terkecuali dalam urusan gigi dan mulut.
Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Dr drg RM Sri Hananto Seno, SpBM(K), MM mengatakan ada beberapa kondisi gawat darurat yang membuat seseorang diperbolehkan mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Yang pertama adalah sakit gigi. Menurut dr Seno, sakit gigi apapun sudah termasuk kategori gawat darurat.
Kemudian yang kedua adanya pembengkakan yang mengganggu saluran pernapasan atau prosese menelan dan mengunyah saat makan.
Ketiga, adanya pendarahan yang sulit dihentikan. Keempat, adanya sakit di gusi, lalu terjadi kecelakaan atau trauma yang menyebabkan tanggalnya gigi atau patahnya gigi, atau bahkan patahnya rahang.
"Baik rumah sakit pemerintah maupun swasta masih diwajibkan untuk menerima pasien yang berkaitan dengan masalah gigi. Jadi mereka seharusnya bisa menerima untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki rumah sakit," tuturnya dalam Press Conference KoMPAK, Rabu (20/5/2020).
Apabila ada rumah sakit yang menolak meski sudah memenuhi kategori gawat darurat tersebut, menurut dr Seno kemungkinan besar disebabkan rumah sakit tersebut tidak memiliki alat pelindung diri (APD) yang lengkap.
"Karena diwajibkan dalam melayani masyarakat harus mengenakan APD level 3. APD ini susah dicari dan kalau ada pun mahal. Butuh waktu untuk mendapatkannya," kata dr Seno.
Baca Juga: Tak Tersentuh Dokter Karena Pandemi, Pasien Diminta Cabut Gigi Sendiri
dr Seno juga menganjurkan cara lain seperti menggunakan telemedicine atau berkonsultasi dengan dokter langganan. Sehingga bisa dengan mudah dokter gigi memberikan saran yang baik atau bahkan memberikan diagnosis dan melakukan terapi.
Tidak harus datang ke rumah sakit, pasien bisa langsung mendapatkan penanganan meski tidak tatap muka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa