Suara.com - Keren! Uni Emirat Arab Kembangkan Alat Tes Covid-19 dengan Teknologi Laser
Perkembangan alat-alat tes virus Corona Covid-19 semakin maju. Salah satunya adalah alat tes Covid-19 dengan teknologi laser yang dikembangkan Uni Emirat Arab.
QuantLase Imaging Lab dari UAE mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan alat tes cepat deteksi Covid.-19 menggunakan teknologi laser.
"Teknik DPI (Diffractive Phase Interferometry) berbasis laser kami yang didasarkan pada modulasi fase optik, mampu memberikan tanda infeksi dalam beberapa detik," kata dr. Pramod Kumar, ketua tim peneliti di laboratorium itu dalam pernyataan resmi Kedubes UAE, dilansir ANTARA.
Selain menunjukkan hasil dalam waktu singkat, teknologi itu juga diklaim mudah dalam penggunaan, non-invasif, dan juga murah, sehingga cocok untuk pengujian skala lebih besar di tempat umum, seperti bioskop dan pusat perbelanjaan.
Dalam pengujian skala luas itu, menurut Kumar, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berperan penting untuk memberikan model analisis secara presisi, serta dengan kecepatan dan skala yang tepat.
"Laboratorium ini menggunakan G42, perusahaan AI dan Cloud Computing terkemuka, untuk lebih meningkatkan program laser," ujar dia, menambahkan bahwa pihaknya telah menjalankan 1.000 pengujian awal, kemudian menyempurnakan dan kembali melakukan uji coba.
QuantLase Imaging Lab berencana untuk meluncurkan produk inovasi buatannya ke pasaran dalam beberapa bulan mendatang, mengingat sejauh ini mesin produksi laboratorium itu telah menunjukkan hasil dengan tingkat akurasi tinggi.
Menteri Kesehatan UAE Abdul Rahman bin Mohammad menanggapi penemuan tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya selalu mengikuti proses inovasi terkait deteksi dini dan tes cepat COVID-19.
Baca Juga: Indonesia Terima Alat Tes Virus Corona Senilai Rp 1,2 M dari Korea
"Pemerintah UAE tertarik pada inisiatif yang membantu sistem perawatan kesehatan di UAE. Para pejabat kesehatan telah memantau dengan seksama kemajuan uji coba dengan QuantLase untuk menguji peralatan ini," ujar Abdul Rahman bin Mohammad. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan