Suara.com - Vitamin B12 salah satu vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga sel-sel saraf, darah tetap sehat dan membantu membuat DNA yang merupakan bahan genetik semua sel.
Vitamin B12 ini bisa diperoleh secara alami dari berbagai makanan hewani, sayuran dan buah-buahan.
Jika seseorang kekurangan vitamin B12, maka ia bisa mengalami defisiensi B12. Tapi, tanda seseorang kekurangan vitamin B12 cukup sulit dikenali.
Meski begitu, gejala kekurangan vitamin B12 akan memburuk dari waktu ke waktu dan bisa menyebabkan ancaman serius pada kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Salah satu tanda-tanda aneh ketika Anda kekurangan vitamin B12 bisa berupa sensasi nyeri atau sakit di wajah. Menurut Advokasi Pasien Tiroid, tanda kekurangan vitamin B12 bisa muncul di wajah.
"Rasa nyeri ini bisa sangat bervariasi sehingga sulit menggambarkan kekurangan vitain B12 atau tidak, seperti rasa sakit di tulang bawah mata, rasa sakit pada dahi yang turun dari kulit kepala ke tepi hidung," kata Advokasi Pasien Tiroid dikutip dari Express.
Pihaknya juga mengatakan rasa sakit ini bisa terasa sangat menyiksa dan biasanya cepat berlalu. Selain itu, rasa sakit pada wajah juga bisa terjadi hanya pada satu sisi wajah.
Dalam sebuah penelitian dengan MD Edge Neurology, neuralgia wajah kemungkinan berkaitan dengan kekurangan vitamin B12.
Studi tersebut mencatat kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan neuralgia wajah yang terisolasi, tidak tergantung pada trigeminal neuralgia dan neuropati perifer.
Baca Juga: Kontrol Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi 2 Porsi Makanan ini Setiap Hari
"Semua pasien mengalami penurunan sensasi sentuhan dan nyeri, serta mati rasa di bagian tubuh yang terasa sakit. Refleks kedip dan saraf trigeminal membangkitkan respons yang abnormal dan semua subjek memiliki kadar serum B12 yang rendah," jelasnya.
Dr Jitendra Baruah, seorang ahli saraf mengatakan neuralgia wajah sebagai tanda kekurangan vitamin B12 memang sedikit tak terduga.
"Perawatan untuk neuralgia wajah kadang-kadang sangat sulit dan pasien mungkin sering menjalani perawatan multimodalities meski tidak berhasil," jelas Jitendra,
Para peneliti dalam studi ini juga menemukan bahwa banyak pasien neuralgia wajah juga mengalami luka dingin di neuralgia wajah dan respons terhadap pengobatan vitamin B12.
Pengobatan untuk defisiensi B12
Anemia defisiensi vitamin B12 biasanya ditangani dengan suntikan B12 dalam bentuk hydroxocobalamin.
Pada awalnya, seseorang akan mendapatkan suntikan ini setiap hari selama 2 minggu atau sampai gejalanya membaik.
Selain suntikan, dokter juga akan menyarankan pasien mengonsumsi makanan seperti daging sapi, hati, ikan, sereal yang diperkaya susu rendah lemak untuk mengatasi defisiensi B12.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?