Suara.com - Seks oral menjadi salah satu variasi yang membuat hubungan seksual makin hot.
Tapi bukan berarti bahwa tidak ada risiki penyakit dari aktivitas melakukan oral seks ini.
“Ada kurangnya kesadaran tentang seks oral. Seks oral tidak seratus persen aman jika menyangkut kesehatan intim dan umum Anda karena dapat menyebabkan infeksi,” kata Dr. Sandeep Chaddha, seorang ginekolog di Rumah Sakit Ibu, Noida.
Lantas, apa saja risiko penyakit di balik melakukan oral seks dengan tidak aman? Berikut rangkumannya seperti dilansir dari Healthshots:
1. Human papillomavirus (HPV)
Ini adalah virus umum yang dapat menyerang pria dan wanita. Biasanya menyebar melalui kontak kulit ke kulit.
Virus ini dapat mempengaruhi mulut, tenggorokan, dan area genital, yang mengarah pada pengembangan tonjolan seperti batang atau kutil pada daerah yang terkena.
2. Herpes
Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simplex, IMS ini dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit dengan sangat mudah. F
Baca Juga: Hits: 6 Artis Luar Negeri Rayakan Lebaran, Sebutan Megxit Bikin Harry Marah
aktanya, seandainya pasangan Anda menderita sakit pilek di sekitar mulut (herpes oral), mereka dapat menularkan infeksi ke area genital Anda selama seks oral dan sebaliknya.
Herpes biasanya menyebabkan luka, gatal, dan nyeri di daerah yang terkena.
3. Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS)
Disebabkan oleh human immunodeficiency virus (HIV), penyakit menular seksual (STD) ini, bisa mematikan karena menyerang sistem kekebalan tubuh secara agresif dan dapat menyebabkan demam, kelelahan, infeksi berulang, penurunan berat badan yang cepat, dan lain-lain
Meskipun kemungkinan penularan HIV melalui seks oral sangat tidak mungkin, jika ada luka terbuka atau luka di mulut atau area genital orang yang terinfeksi, seseorang dapat terinfeksi karena biasanya menyebar melalui darah.
4. Sifilis
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia