Trimester kedua
4. Hormon relaxin
Hormon relaxin akan membuat otot dan persendian Anda terasa tak nyaman, terutama di sekitar panggul. Ini karena hormon relaxin akan mengendurkan otot polos di panggul, seperti leher rahim dan rahim, dan membantu pertumbuhan plasenta.
Hati-hati, karena inilah fase di mana wanita hamil menjadi lebih mudah cedera.
5. Melanocyte stimulating hormone (MSH)
Bersama dengan hormon estrogen dan progesteron, MSH memicu sel-sel melanosit pada kulit untuk menghasilkan melanin, yang memberi warna kulit. Itu sebabnya, pada beberapa wanita hamil, akan muncul bercak coklat atau kehitaman di sekitar wajah.
Anda juga akan melihat munculnya linea nigra, garis gelap yang muncul di perut, serta warna puting yang semakin gelap.
6. Hormon kortisol
Hormon yang identik sebagai hormon stres ini ternyata diperlukan oleh janin yang sedang berkembang karena dapat membantu mengatur metabolisme tubuh Anda sekaligus mengontrol kadar gula darah.
Baca Juga: Terapi Hormon Bisa Buat Wanita Kebal Virus Corona Covid-19, Ini Kata Ahli!
Tapi, kadar kortisol yang tinggi juga akan menimbulkan beberapa gejala yang tidak menyenangkan, seperti stretch mark dan masalah tekanan darah.
Trimester ketiga
7. Hormon prolaktin
Inilah hormon yang berperan dalam merangsang perkembangan jaringan payudara untuk mempersiapkan proses menyusui. Jumlah hormon ini meningkat di trimester ketiga hingga 10-20 kali.
Meski belum ada ASI yang keluar sampai kadar progesteron dan estrogen benar-benar turun setelah proses persalinan, hormon prolaktin telah bersiap-siap dengan mengeluarkan kolostrum, cairan pertama yang dihasilkan kelenjar susu, yang sangat kaya gizi.
8. Hormon oksitosin
Hormon oksitosin akan memicu kontraksi menjelang persalinan. Bersama dengan hormon estrogen, oksitosin membantu melepaskan prostaglandin, yang dapat melunakkan leher rahim untuk mempersiapkan kelahiran.
Konon, hormon ini juga memicu keinginan bersih-bersih pada sebagian wanita hamil menjelang persalinan, yang dipicu oleh rasa euforia menyambut kehadiran bayi atau anggota baru di rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?