Suara.com - Tak hanya perut yang membesar, payudara juga ikut berubah ketika Anda hamil. Tak hanya membesar dan mengeras, tapi juga menjadi lebih sensitif dari biasanya.
Perubahan payudara saat hamil ini tak lepas dari peran hormon estrogen dan progesteron yang kadarnya melonjak di dalam tubuh.
Nah, supaya tak kaget, yuk simak apa saja perubahan payudara yang terjadi selama kehamilan di setiap trimesternya, seperti dilansir dari Baby Center.
Trimester Pertama
Di bulan pertama hingga ketiga kehamilan, volume darah mulai meningkat untuk memenuhi kebutuhan perkembangan janin yang sedang tumbuh. Hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah di payudara menjadi lebih besar, lebih biru, dan terlihat lebih jelas di bawah permukaan kulit.
Tak hanya membesar sehingga membuat Anda harus membeli bra baru, Anda juga mungkin akan merasakan nyeri di area payudara dan sekitar ketiak. Dan meski membesar, payudara akan terasa lebih lunak.
Perubahan juga terjadi pada puting, yaitu menjadi lebih besar dan lebih sensitif, serta areola menggelap.
Gejala-gejala ini biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu pertama kehamilan saat tubuh telah menyesuaikan diri dengan perubahan hormon ini.
Trimester kedua
Baca Juga: Studi: Perempuan Hamil dengan Covid-19 Mengalami Cedera pada Plasenta
Masuk trimester kedua, kadar estrogen terus meningkat. Payudara akan terasa semakin berat dan penuh seiring dengan berkembangnya saluran ASI. Bisa jadi, Anda perlu membeli bra baru lagi dengan ukuran yang lebih besar.
Payudara juga akan mulai menghasilkan kolostrum selama beberapa minggu pertama trimester kedua. Kolostrum adalah bentuk pertama dari ASI. Anda bisa memeriksa kolostrum dengan cara memencet lembut puting.
Di trimester ini Anda juga disarankan untuk menghindari stimulasi yang berlebihan pada puting karena bisa membuat Anda mengalami persalinan prematur.
Trimester ketiga
Tubuh akan terus bersiap untuk melahirkan, dan membuat payudara menjadi lebih berat dan padat. Puting pun menjadi lebih besar dan lebih menonjol, serta areola terus menjadi lebih gelap.
Seperti halnya kulit di bagian tubuh yang lain, kulit pada payudara juga mungkin akan meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan ukuran. Anda mungkin akan mengalami gatal-gatal di sekitar payudara atau mendapati kulit menjadi kering. Gunakan pelembab yang lembut untuk meredakan gatal dan kulit kering.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Dari Flu hingga Hidung Tersumbat: Panduan Menenangkan Ibu Baru Saat Bayi Sakit
-
Hasil Penelitian: Nutrisi Tepat Sejak Dini Bisa Pangkas Biaya Rumah Sakit Hingga 4 Kali Lipat
-
Cegah Bau Mulut akibat Celah Gigi Palsu, Ini Penjelasan Studi dan Solusi untuk Pengguna
-
Stop Jilat Bibir! Ini 6 Rahasia Ampuh Atasi Bibir Kering Menurut Dokter
-
Alarm Kesehatan Nasional: 20 Juta Warga RI Hidup dengan Diabetes, Jakarta Bergerak Melawan!
-
Panduan Memilih Yogurt Premium untuk Me-Time Sehat, Nikmat, dan Nggak Bikin Bosan
-
Radang Usus Kronik Meningkat di Indonesia, Mengapa Banyak Pasien Baru Sadar Saat Sudah Parah?
-
Stop Diet Ketat! Ini 3 Rahasia Metabolisme Kuat ala Pakar Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Kasus Terbanyak: Depresi, Anxiety, dan Skizofrenia
-
Rekomendasi Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh yang Mudah Ditemukan di Apotek