Suara.com - Di Tengah Pandemi Virus Corona, Sekjen PBB Serukan Persatuan
Pandemi virus Corona Covid-19 mempengaruhi negara-negara di dunia. Terkait hal ini, Persatuan Bangsa-Bangsa memiliki pesan khusus.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyerukan persatuan dan solidaritas dalam menghadapi pandemi ini, ketika ia membuka pertemuan puncak PBB yang bertujuan mendukung negara-negara berkembang yang terkena dampak krisis global.
Dilansir VOA Indonesia, Guterres mendesak semua kepala negara dan para pemimpin organisasi internasional untuk bekerja sama, dan menambahkan aspek penting dari solidaritas adalah dukungan finansial.
"Menghadapi Covid-19 dan pemulihan yang lebih baik akan membutuhkan dana, tetapi alternatifnya akan jauh lebih mahal," kata Guterres.
Perdana Menteri Kanada dan Jamaika menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi untuk mengatasi masalah keuangan yang penting guna mengatasi kehancuran ekonomi yang disebabkan oleh Covid-19.
Menurut Universitas Johns Hopkins, pandemi global telah membuat lebih dari 5.7 juta orang jatuh sakit dan menewaskan lebih dari 356.000 orang di seluruh dunia, meskipun angka-angka ini hanya mencerminkan kasus yang dikonfirmasi dan dilaporkan oleh pemerintah.
Jumlah aktual infeksi diperkirakan jauh lebih tinggi karena banyak orang belum dites, dan penelitian menunjukkan orang bisa terinfeksi virus tanpa jatuh sakit.
Baca Juga: 6 Pesan PBB untuk Indonesia Agar Keluarga Miskin & Rentan Bisa Hidup Sehat
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan