Suara.com - Seorang imam kuil di Odisha, India, memenggal kepala seorang pria setelah mendapatkan mimpi soal cara mengakhiri pandemi virus corona covid-19
Menyadur Gulf News, imam berusia 70 tahun, Sansari Ojha, mengaku diperintahkan oleh Dewi untuk melakukan ritual pengorbanan manusia supaya wabah covid-19 berakhir.
Kepolisian setempat menyebut Imam Ojha kemudian mengeksekusi seorang lelaki jemaahnya bernama Saroj Kumar Pradhan di area kuil Dewi Brahmani, Bandhahuda pada Rabu (27/5) malam.
Pradhan kala itu datang ke kuil untuk berdoa. Ketika pria berusia 52 tahun ini beribadah dan dalam posisi membungkuk, Ojha muncul dari belakang dan langsung menebas leher Pradhan memakai sabit.
Petugas Polisi Sub-Divisi (SDPO) Athagarh, Alok Ranjay Ray, mengatakan Ojha menyerah diri ke pihak berwajib dan mengaku telah melakukan pembunuhan.
"Imam itu mengklaim ia melihat Dewi dalam mimpinya dan diminta untuk mengorbankan nyawa manusia untuk mengakhiri virus corona," ujar Ray.
Kendati demikian, polisi menyebut bahwa Ojha sebenarnya telah lama terlibat perselisihan dengan korban terkait kebun mangga di pinggiran desa, berdasarkan laporan Hindustan Times.
Polisi kini telah mengamankan senjata yang digunakan Ojha untuk mengeksekusi korban di kuil.
Menurut data dari Departemen Kesehatan India, jumlah infeksi Covid-19 di Odisha pada Kamis (28/5) mencapai 67 kasus.
Baca Juga: 14 Bukti Romantisnya Nabi Muhammad SAW Kepada Istri, Patut Dicontoh
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!