Mengajarkan Nilai Keragaman Ras dan Budaya
Anak sekolah dasar Anda akan belajar tentang budaya lain, baik dulu, maupun sekarang di kelas.
Dia bahkan mungkin memiliki teman dan teman sekelas yang berasal dari latar belakang etnis atau ras yang berbeda.
Di rumah, Anda dapat menggunakan pelajaran ini sebagai peluang bagus untuk menekankan nilai keanekaragaman ras dan budaya.
Lihatlah Sikap Anda Sendiri
Jika Anda gelisah atau tidak nyaman di sekitar orang-orang dari latar belakang yang berbeda, anak Anda akan memahaminya.
Pertimbangkan cara Anda berbicara tentang orang lain. Apakah Anda mendeskripsikan seseorang berdasarkan rasnya daripada karakteristik lainnya terlebih dahulu?
Pesan apa yang Anda berikan kepada anak-anak Anda melalui kata-kata dan tindakan sehari-hari Anda?
Diskusikan Gambar di Media
Kita hidup di zaman di mana ada lebih banyak keanekaragaman di media - di film, di televisi, di iklan - praktis di mana pun kita melihat.
Beberapa kurang diinginkan daripada yang lain.
Baca Juga: Jadi Korban Rasisme, Tyson Fury Pernah Ditolak Masuk Restoran
Diskusikan stereotip negatif dan tanyakan kepada siswa sekolah dasar Anda mengapa itu tidak adil atau salah. Bicara tentang apa itu rasisme dan bagaimana hal itu dapat berdampak negatif pada kehidupan kita.
Saat ini, sekolah dan lingkungan kami cenderung lebih beragam, memberi anak-anak kesempatan untuk berinteraksi dengan anak-anak dari budaya dan latar belakang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD