Suara.com - Belakangan tayangan aksi protes atas tindakan rasisme membanjiri media massa.
Tak cuma orang dewasa, tentunya tayangan tersebut juga ditonton oleh anak-anak.
Hal ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan dari si kecil, misalnya soal apa itu rasisme, dan mengapa menghargai sesama itu penting.
Tak semua orang tua bisa dengan baik menjelaskannya. Padahal mengajarkan anak untuk tumbuh dalam keberagaman dan menghargai sesama sangatlah penting.
Lantas, bagaimana menjelaskan kepada anak tentang rasisme, dan agar mereka lebih menghargai keberagaman? Dilansir dari Verry Well Familly berikut ini rangkumannya:
Tidak Harus Mengajarkan Toleransi
Inilah hal yang indah tentang anak-anak: Sebagian besar dilahirkan dengan rasa keadilan dan kejujuran yang alami.
Kecuali mereka diajari untuk menyakiti dan kejam, anak-anak tahu bahwa menyerang orang lain secara fisik atau dengan kata-kata adalah salah.
Yang harus kita lakukan adalah memelihara cinta alami orang-orang ini dan keluar dari jalan mereka.
Baca Juga: Jadi Korban Rasisme, Tyson Fury Pernah Ditolak Masuk Restoran
Jangan Mencegah Anak Bertanya
Jika anak Anda memiliki pertanyaan tentang perbedaan karakteristik fisik atau praktik budaya, diskusikan secara terbuka.
Seorang anak usia sekolah mungkin bertanya tentang warna kulit seseorang atau mengapa beberapa orang yang berasal dari berbagai wilayah di dunia mungkin terlihat berbeda satu sama lain.
Anak-anak usia ini sedang belajar menyortir dan mengkategorikan ketika mereka memperluas pengetahuan mereka tentang dunia, dan pertanyaan-pertanyaan seperti ini normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?