Suara.com - Cegukan pada anak, meski nampak melelahkan, ternyata dapat membantu mereka mengatur penapasan. Hal itu diungkapkan dalam studi yang dilakukan University College London.
Tapi kalau terlalu sering atau terlalu lama, ternyata dapat membuat para orangtua kerap merasa tak tega. Apalagi jika penyebabnya adalah karena orangtua yang menyuapi anak terlalu cepat, atau terlalu banyak menghirup udara.
Dokter Spesialis Anak di Washington, DC Howard Bennett, MD mengutip Parents, Senin (8/6/2020) memberikan 4 cara mudah menghilangkan cegukkan pada anak dengan cepat, sebagai berikut:
1. Tahan napas
Mintalah anak menarik napas dalam seolah anak meniup lilin ulangtahun, lalu tahan selama 15 hingga 30 detik. Beri jeda, lalu ulangi hal tersebut jika cegukan tidak juga hilang, tapi karena cara ini efeknya bisa pusing, maka minta anak duduk di sofa saat melakukannya.
2. Menelan gula
Letakkan satu sendok teh gula di lidah anak dan minta ia menelannya. Meskipun artinya konsumsi gula jadi banyak, tapi setidaknya cara ini bisa ditolerir demi kebaikan sang anak.
3. Tarik napas pada kantong kertas
Bisanya kita mendapatkan benda ini dari pembungkus makanan, nah coba mintalah anak bernapas dengan normal dengan kantong kertas. Menghirup dan membuang napas dengan perlahan di kantong kertas selama 15 kali. Juga pastikan anak melakukan ini sambil duduk, agar tidak pusing.
Baca Juga: Transisi New Normal, Ribuan Calon Penumpang KRL Bogor Antre Mengular
4. Minum air
Ini jadi solusi terakhir, dengan masuknya air, napas bisa sedikit normal. Isi gelas dengan 600 gram air dan minta anak meminumnya secepat mungkin.
Gimana moms, sudahkah berhasil?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi