Suara.com - Cokelat, makanan manis, susu dan makanan berlemak lainnya bisa menimbulkan jerawat. Pernyataan tersebut dilaporkan dalam jurnal JAMA Dermatology yang terbit pada Rabu (10/6/2020).
"Ini adalah penelitian penting dan menambah bukti yang telah menemukan bahwa pola makan tertentu mungkin menjadi salah satu faktor pemicu jerawat bagi beberapa individu," kata dokter kulit bersertifikat Dr. Rajani Katta, juru bicara untuk American Academy of Dermatology yang tak terkait penelitian pada CNN.
"Studi saat ini mendukung dengan hubungan terkuat yang ditemukan antara jerawat dan konsumsi produk berlemak dan bergula. Minuman manis dan susu juga dikaitkan dengan jerawat saat ini pada orang dewasa, meskipun hubungannya kurang kuat," tambahnya.
Dilansir dari CNN, orang yang berjerawat mengkonsumsi lebih banyak susu, coklat, makanan ringan dan makanan cepat saji serta produk berlemak dan bergula. Mereka yang berjerawat juga makan lebih sedikit daging, ikan, sayuran, buah-buahan dan cokelat hitam (yang memiliki lebih sedikit susu).
Pada penelitian itu menyebutkan, bahwa konsumsi susu, minuman manis termasuk minuman olahraga, makanan berlemak, dan bergula disebut secara independen terkait dengan jerawat.
Salah satu alasan makanan manis menyebabkan jerawat karena makanan bergula menyebabkan peningkatan kadar insulin, hormon, dan bahan kimia lain yang bersirkulasi yang menciptakan stres dan peradangan oksidatif yang dapat menyebabkan jerawat.
Studi baru ini adalah bagian dari penelitian yang sedang berkembang di mana mengubah pandangan ahli kulit tentang cokelat, gula, dan jerawat.
"Pemikiran kami saat ini tentang peran diet dan jerawat benar-benar telah mengalami perubahan yang signifikan dalam satu setengah dekade terakhir," kata Katta.
"Sebelumnya, jika seorang pasien bertanya tentang hubungan antara makanan dan jerawat, kebanyakan dokter kulit akan memberi tahu bahwa itu bukan faktor penting," katanya.
Baca Juga: Tips Atasi Jerawat untuk Pemilik Kulit Gelap
"Ini terutama berdasarkan penelitian dari tahun 1960-an yang membandingkan cokelat batangan manis dengan batangan non-cokelat manis dan tidak menemukan perbedaan dalam jerawat," tambah Katta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Terkini
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'