Suara.com - Saat pembatasan sosial mulai dilonggarkan, beberapa tempat kembali buka setelah tutup lama akibat pandemi virus corona Covid-19.
Namun, pandemi ini belum berakhir. Artinya, masih ada kemungkinan virus semakin menyebar setelah pembatasan sosial dilonggarkan.
Karena itu, Anda perlu mewaspadainya dengan menjalankan protokol kesehatan yang tepat. Selain itu dilansir dari Forbes, Anda juga perlu mewaspadai beberapa ruangan yang cenderung berisiko menyebarkan virus.
1. Ruangan dengan tata letak yang sempit
Jarak sosial sangat penting untuk mencegah penularan virus corona. Ahli kesehatan telah menyarankan semua orang untuk menjaga jarak 1-2 meter.
Karena itu, waspadalah dengan ruangan yang sempit atau penuh barang sehingga tak memungkinkan untuk menerapkan jarak sosial. Pertimbangkanlah untuk menjauh jika memungkinkan.
2. Ventilasi buruk
Anda perlu menghindari tempat tanpa ventilasi dan sirkulasi udara buruk. Karena, ruangan yang rapat lebih berisiko menyebarkan virus corona.
Di samping itu, kentut seseorang juga bisa tertahan di dalam ruangan tersebut. Sedangkan kentut juga bisa mentransmisikan virus corona Covid-19.
Baca Juga: Peneliti Indonesia Temukan 5 Kombinasi Obat Cegah Virus Corona, Apa Saja?
3. Ruangan penuh orang berbicara dan berteriak
Virus corona bisa menular melalui tetesan cairan pernapasan tubuh seseorang ketika batuk atau bersin. Bila ada permukaan yang terkontaminasi tetesan cairan itu, maka seseorang bisa juga terinfeksi bila menyentuhnya.
Anda perlu menghindari ruangan yang penuh orang berbicara, berteriak dan bernyanyi. Karena, berbicara juga menyebabkan tetesan cairan tubuh yang bisa menularkan virus.
4. Banyak objek sentuhan
Anda perlu menghindari ruangan yang membuat diri kita menyentuh banyak permukaan, seperti gagang pintu, meja, keyboard, pena dan lainnya.
Karena, virus corona bisa mengontaminasi permukaan itu dan menularkannya ke orang lain. Sehingga ruangan yang banyak objek untuk disentuh sangat berisiko menyebarkan virus.
5. Banyak orang harus berlama-lama di ruangan khusus
Ruangan yang mana banyak orang biasa menghabiskan waktu berjam-jam di dalamnya juga tidak baik. Karena, semakin banyak orang dan semakin lama orang berlama-lama di dalam ruangan, maka semakin tinggi pula risiko penyebaran Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat