Suara.com - 5 Tanda Anak Kekurangan Kalsium
Kita mengenal kalsium sebagai salah satu mineral penting untuk tulang. Pada orang dewasa, kalsium dibutuhkan untuk menjaga tulang tetap kuat dan mencegah osteoporosis. Sedangkan pada anak, kalsium dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhannya.
Tapi tahukah Anda, ternyata peran kalsium tak sekadar untuk mendukung pertumbuhan tulang. Mineral yang banyak terdapat pada susu, brokoli, dan ikan teri ini juga berperan penting dalam mengoptimalkan kinerja organ jantung, serta membuat saraf dan otot di seluruh tubuh bekerja.
Mengingat pentingnya fungsi kalsium bagi tubuh, amatlah penting memastikan kebutuhan kalsium pada anak tercukupi.
Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan kalsium untuk anak usia 1-3 tahun adalah 650 mg/hari, dan meningkat menjadi 1000 mg/hari pada anak usia 4-9 tahun.
Kekurangan kalsium, seperti dikutup dari laman Kids Health, anak membuat anak kehilangan kesempatan sekali seumur hidupnya untuk membangun tulang yang kuat.
Lalu, apa tanda anak kekurangan kalsium yang harus orangtua waspadai? Cek tanda anak kekurangan kalsium berikut ini.
1. Kram otot
Waspada jika anak kerap mengeluh nyeri dan kram pada otot-ototnya. Hal ini terjadi karena kalsium termasuk mineral yang membantu kinerja otot. Anak yang kekurangan kalsium mungkin akan merasakan sakit pada paha dan lengan, terutama ketiak, saat berjalan dan bergerak. Namun gejala kram otot ini umumnya tidak menetap, melainkan dapat datang dan pergi.
2. Anak susah tidur
Baca Juga: Jarang Minum Susu, Yogurt Bisa Jadi Solusi Pemenuhan Kebutuhan Kalsium
Anak susah tidur di malam hari, sulit tidur nyenyak, gelisah saat tidur, ataupun sering terbangun di tengah malam dan sulit untuk kembali memejamkan matanya, merupakan tanda bahwa anak kekurangan kalsium.
Penelitian yang dipublikasikan di European Neurology Journal menyatakan bahwa anak bisa tidur dengan nyenyak saat kadar kalsium di dalam darah berada dalam kondisi normal. Hal ini lantaran kalsium merangsang tubuh untuk melepaskan melatonin, zat yang membuat seseorang bisa tidur dengan nyenyak.
3. Mudah lelah meski makan banyak
Anak mendapat cukup energi dari makanannya sehari-hari, tapi ia masih saja terlihat mudah lelah dan tampak lebih lamban dibandingkan teman-temannya. Hati-hati, ini bisa jadi tanda anak kekurangan kalsium, lho.
4. Kuku mudah patah, kulit kering
Kekurangan kalsium kronis dapat memengaruhi kondisi kuku dan kulit anak. Kulit anak mungkin akan menjadi kering dan gatal, sedangkan kukunya akan menjadi kering, patah, dan rapuh. Selain itu, pertumbuhan kuku juga menjadi lebih lambat dari yang seharusnya.
5. Gigi lebih mudah berlubang
Ketika tubuh kekurangan kalsium, tubuh akan menarik kalsium dari sumber-sumber lain seperti gigi. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada gigi, termasuk akar gigi lemah, iritasi pada gusi, gigi rapuh, dan kerusakan pada gigi. Pada bayi, kekurangan kalsium juga dapat menunda pembentukan gigi.
Bagaimana, apakah anak Anda menunjukkan salah satu dari 5 tanda kekurangan kalsium di atas? Semoga tidak, ya! Dan agar anak mendapat asupan kalsium yang cukup, cukupi kebutuhan kalsium hariannya dengan memberi anak aneka makanan tinggi kalsium, seperti susu dan produk turunannya, kedelai, brokoli dan sayuran hijau lainnya, serta ikan teri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?