- Jalan di Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan licin akibat limbah ikan, menyebabkan pengendara motor jatuh pada Rabu (29/7/2026).
- PPSU dan Damkar Kebayoran Lama Utara langsung membersihkan jalan dengan penyemprotan dan penyikatan pada pukul 16.20 WIB hari itu juga.
- Pembersihan tersebut berhasil mengembalikan kenyamanan jalan, tetapi belum ada solusi permanen untuk mengatasi sumber limbah pasar.
Suara.com - Kawasan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjadi sorotan warganet setelah kondisi jalannya yang licin dilaporkan membuat sejumlah pengendara motor terjatuh.
Kabar ini mencuat melalui unggahan akun Instagram Jakarta Terkini yang membagikan ulang keluhan seorang pengendara dari akun Threads bernama richardsiburian pada Rabu (29/7/2026).
Dalam unggahannya, pengendara tersebut mengaku motornya tergelincir saat melakukan pengereman akibat permukaan jalan yang sangat licin.
Ia juga menyebutkan bahwa kondisi tersebut diduga telah lebih dulu dialami oleh sejumlah pengendara lain saat melintas di lokasi yang sama.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, licinnya jalan diduga disebabkan oleh limbah air dari aktivitas jual beli ikan di Pasar Kebayoran Lama yang mengalir langsung ke badan jalan.
Warga yang melintas pun diimbau untuk berhati-hati sembari menunggu solusi dari pihak terkait.
Tak lama setelah keluhan itu viral, PPSU Kelurahan Kebayoran Lama Utara bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kebayoran Lama bergerak menindaklanjuti laporan warga.
Melalui akun Instagram resminya, pihak kelurahan menjelaskan langkah yang diambil petugas lapangan pada hari yang sama.
"Pukul 16.20 WIB, petugas segera melakukan penyemprotan dan penyikatan jalan guna menghilangkan sisa-sisa yang menyebabkan permukaan jalan licin, sehingga dapat kembali aman dan nyaman dilalui pengguna jalan," bunyi keterangan dalam unggahan.
Baca Juga: Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
Penanganan berupa penyemprotan dan penyikatan jalan tersebut sejauh ini baru sebatas membersihkan sisa-sisa yang membuat permukaan jalan licin, belum menghentikan sumber limbahnya.
Sebab, jika aliran air limbah dari aktivitas jual beli ikan di pasar tersebut terus berlanjut tanpa penanganan permanen, potensi jalan kembali licin dan membahayakan pengendara masih terbuka.
"Respons cepat ini merupakan wujud komitmen dalam menjaga keselamatan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat," lanjut keterangan dalam unggahan yang sama.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai rencana perbaikan drainase atau tata kelola limbah pasar untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Tag
Berita Terkait
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
TKP Rusak Jadi Kendala, Polisi Sisir CCTV Usut Kematian Sutrimo
-
Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas
-
Detik-detik Motor PCX Tersenggol dan Terlindas Bus TransJakarta di Sudirman
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Jalan Licin Diduga Akibat Limbah Ikan di Pasar Kebayoran Lama, Banyak Pemotor Tumbang
-
PSEL Legok Nangka Bandung Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik 40,79 MW
-
Geely Coolray Meluncur di GIIAS 2026 Siap Rusak Dominasi SUV Jepang Harga Rp 300 Jutaan
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Dudung Buka Suara soal Komcad: Bukan Prajurit Aktif dan Bukan Wajib Militer
-
Laba BJBR Melonjak 58,8%, Kredit Tembus Rp140,4 Triliun di Tengah Persaingan Ketat Perbankan
-
Eva Monalisa Raih Hibah AAWC untuk Program Sanitasi Air di Blora, Realisasi Pembangunan Mulai 2028
-
UD Trucks Luncurkan Quester Terbaru di GIIAS 2026, Lebih Efisien dan Aman
-
Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi
-
6 Rekomendasi Sunscreen Tanpa Alkohol Terbaik sesuai Review dan Harga