Suara.com - Berdasarkan sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Annals of Internal Medicine, orang tanpa gejala (OTG) dapat mencapai sekitar 40% hingga 45% dari populasi yang terinfeksi virus corona.
Para peneliti mengingatkan walaupun OTG tidak menunjukkan gejala penyakit, virus corona tetap dapat merusak tubuh mereka secara diam-diam.
Mereka melihat CT scan OTG pada kapal pesiar Diamond Princess menunjukkan kelainan paru-paru yang signifikan. Ini, menurut para ilmuwan, menunjukkan kemungkinan virus berdampak diam-diam pada fungsi paru-paru mereka.
Hal yang mengejutkan mereka, para ilmuwan juga menemukan OTG dapat menularkan virus selama lebih dari 14 hari.
Untuk penelitian ini, para ilmuwan dari Scripps Research Translational Institute di AS, menganalisis kumpulan data publik tentang infeksi tanpa gejala dari infeksi virus corona. Termasuk data tentang penghuni panti jompo, penumpang kapal pesiar, narapidana penjara dan berbagai kelompok lainnya.
Cara terbaik mengendalikan pandemi Covid-19
OTG merupakan penyebaran virus corona secara diam-diam yang membuatnya lebih menantang untuk dikendalikan. Para ilmuwan mengatakan pengujian longitudinal, yaitu pengujian berulang terhadap orang terinfeksi dari waktu ke waktu, akan membantu membedakan antara orang tanpa gejala dan orang dengan gejala.
Untuk mengurangi pandemi Covid-19, para ilmuwan menekankan perlunya pengujian ekstensif dan pelacakan kontak orang yang terinfeksi.
Mereka juga menyarankan orang untuk selalu mengenakan masker di tempat-tempat umum untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain dari virus yang mematikan.
Baca Juga: Anies Paling Banyak Dibicarakan dalam Penanganan Covid-19, Tapi...
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia