Suara.com - Penting untuk memerhatikan nilai gizi dan keseimbangan jenis makanan yang dikonsumsi. Di Indonesia sendiri, kita mengenal istilah Isi Piringku, sebuah program dan pedoman makan sehat seimbang yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dikatakan, idealnya makanan harus mengandung karbohidrat, protein, sayur, buah, vitamin dan mineral. Tapi bukan hanya sehat seimbang, posisi saat makan ternyata juga tak kalah penting.
Dan siapa sangka, ternyata makan sambil berdiri dianggap lebih baik untuk tubuh mencerna makanan dibanding makan sambil duduk.
Tapi alih-alih harus terus makan sambil berdiri, ternyata duduk dengan pose Sukhasana juga sangat baik untuk pencernaan.
Duduk ini digambarkan dengan badan tegak dan kaki bersila di lantai. Cara duduk ini juga bisa memperbaiki kesehatan pinggul dan pergelangan kaki.
Diwartakan Times of India, Kamis (18/6/2020) ini terjadi karena saat duduk pose sukhasana dan posisi piring berada di lantai. Maka Anda harus sedikit membungkuk untuk meraih makanan, dan ini membuat inti otot perut bekerja sehingga lebih kencang, dan perut bisa lebih mudah memproses makanan.
Cara duduk ini juga bisa memberikan efek menenangkan tidak hanya untuk pikiran, tapi juga usus yang bekerja. Seperti diketahui usus berurusan dengan buang air besar, dan pose duduk ini bisa membantu melancarkan sembelit.
Kebiasaan ini banyak dipraktikkan orang timur terutama orang Indonesia yang selama bertahun-tahun duduk di lantai dengan jamuan yang terhampar di atas tikar atau tilam, sambil asik bersenda gurau.
Baca Juga: Catat! Ini Tips Dokter Spesialis Agar Aman Saat Berada di KRL
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini