Suara.com - Mencuci tangan sudah menjadi protokol kesehatan yang wajib dilakukan untuk mencegah virus corona atau Covid-19. Bagaimana dengan mencuci tangan?
Pakar mengatakan hidung adalah salah satu organ yang bisa menjadi salah satu pintu masuk virus, sehingga perlu dijaga kebersihannya.
Mencuci hidung tidak serta merta bisa mencegah virus corona. Akan tetapi rutin mencuci hidung bisa meningkatkan ketahanan tubuh untuk menangkal virus, termasuk virus corona.
Dipaparkan oleh Dr. dr. Retno S. Wardani, SpTHT-KL(K) dari Divisi Rinologi, Departemen THT-KL FKUI-RSCM kepada Suara.com, sejak 2013 sudah lama dikampanyekan untuk merutinkan kebiasaan mencuci hidung.
Kebiasaan mencuci hidung dianalogikan dengan menggosok gigi.
"Gigi hanya digunakan tiga kali sehari, tapi tidak pernah lupa dibersihkan. Sementara hidung yang setiap detik bekerja kok nggak dibersihkan. Itu edukasi saya," lanjutnya, pada Kamis (18/6/2020).
Pada prinsipnya, dr Danni menyebut mencuci hidung sama seperti berwudu dalam agama Islam. Yakni istinsyaq atau menghirup air ke dalam hidung lalu diikuti dengan istintsar atau mengeluarkan air dar dalam hidung.
Akan tetapi, bagian yang dicuci adalah bagian belakang hidung yang disebut nasofaring. Nasofaring merupakan area semua deposit partikel berkumpul.
Terkait dengan virus corona, ada sebuah penelitian yang menyebut bahwa mencuci hidung akan meningkatkan enzim yang disebut sebagai lisozim dan protein yang bernama laktoferin.
Baca Juga: Bahaya! Jangan Pakai Hair Dryer di Hidung untuk Cegah Virus Corona Covid-19
Laktoferin ini sama seperti lakto atau air susu ibu (ASI), memiliki sifat untuk mengeliminasi. Saat virus menempel di hidung, enzim tersebut akan keluar.
"Kalau memang sudah terbiasa mencuci hidung, bahkan sebelum virusnya itu menginvasi ke dalam tubuh, enzim itu bisa keluar. Enzim ini ada di selaput lendir," tutup dr Danni.
Berita Terkait
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026