Suara.com - Kandung kemih mengumpulkan urine dari ginjal ketika sudah penuh. Jika kandung kemih terlalu aktif, seseorang tidak bisa mengontrol buang air kecilnya, yang juga biasa disebut beser.
Kondisi ini terjadi ketika kandung kemih seseorang terjepit. Akibatnya, mereka mungkin lebih sering buar air kecil dari biasanya.
Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang beser. Tapi dilansir dari Medical News Today, biasanya kondisi ini merupakan hasil dari miskomunikasi antara otak dan kandung kemih.
Otak memberi sinyal kepada kandung kemih bahwa sudah waktunya memeras dan mengosongkan, meskipun kandung kemih belum penuh.
Beberapa orang mungkin juga mengalami beser sebagai bagian alami dari bertambahnya usia. Namun, penuaan bukanlah satu-satunya faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kandung kemih terlalu aktif.
Adapun faktor risiko tambahan yang bisa membuat seseorang mengalami beser.
1. Kerusakan saraf karena riwayat operasi
2. Trauma pada tubuh bagian atas atau panggul yang merusak kandung kemih
3. Memiliki kondisi yang dikenal sebagai hidrosefalus tekanan normal, penyebab demensia
4. Mengalami infeksi saluran kemih
5. Memiliki batu kandung kemih
6. Riwayat kondisi yang memengaruhi fungsi neurologis, seperti multiple sclerosis, penyakit parkinson atau stroke
7. Menopause
Ada pula beberapa makanan yang bisa membuat kandung kemih terlalu aktif, termasuk kafein, alkohol dan makanan pedas. Seorang dokter mungkin tidak bisa menyebabkan penyebab seseorang mengalami beser, karena gejala itu bisa muncul secara spontan.
Walaupun beser adalah kondisi yang biasa, tapi hal ini tentu tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Anda bisa menanganinya dengan melakukan perawatan untuk mengurangi gejalanya.
Baca Juga: Banyak Ditemukan di Skincare Korea, Ini Manfaat Centella Asiatica
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia