Suara.com - Bagi yang ingin memulai olahraga kembali, Anda mungkin bingung kapan harus makan atau mengisi tenaga.
Menurut nutrisionis Rendy Dijaya Muliadi dari Nutrifood Research Center, kita justru disarankan untuk mengonsumsi makanan pada tiga waktu, yakni sebelum olahraga, saat olahraga, dan setelah olahraga.
Tiap waktunya memiliki tujuan dan porsinya masing-masing. Nutrisi penting untuk dipadankan dengan olahraga karena diperlukan untuk menjaga ketersediaan energi.
"Namanya berolahraga kita butuh energi. Nah, nutrisi ini berfungsi untuk mengisi kekurangan energi kita, kemudian memaksimalkan performa olahraga kita," jelasnya dalam NutriClass 'Nutrition for Sport and Exercise', selasa (23/6/2020).
Rendy menjelaskan lebih lanjut mengenai tujuan dan porsi serta makanan apa saja yang baik dikonsumsi dalam tiga waktu olahraga tersebut, yakni antara lain:
1. Sebelum olahraga
Konsumsi makanan sebelum olahraga bertujuan untuk mempersiapkan tenaga dan cairan tubuh untuk dapat digunakan secara optimal saat berolahraga.
Karbohidrat adalah jenis makanan yang wajib dikonsumsi sebelum olahraga. Sebab karbohidrat mengisi cadangan tenaga dalam bentuk glikogen. Sebaiknya kita penuhi dulu kebutuhan karbohidrat, agar nanti cadangannya bisa dipakai jika tenaga kita kurang.
Apa yang bisa dikonsumsi? Tergantung waktu, intensitas, dan jenis olahraga yang dilakukan. Jika 2-4 jam sebelum olahraga masih diperbolehkan makanan berat, disarankan yang rendah lemak.
Baca Juga: Enam Poin yang Wajib Anda Tahu Jika Ingin Olahraga di GBK
Kemudian 1-2 jam sebelum olahraga bisa mengonsumsi camilan ringan seperti buah atau yogurt. Dan jika kurang dari 1 jam sebelum olahraga bisa konsumsi sport drink atau sport bar.
2. Saat olahraga
Mengonsumsi makanan saat olahraga dilakukan terutama pada olahraga yang memiliki waktu lama dan intens, misalnya lari marathon. Tujuannya adalah untuk menjaga kadar gula darah dan elektrolit agar tidak menyebabkan pingsan.
Karbohidrat adalah jenis makanana yang bisa dikonsumsi dan pilih yang mudah dicerna, seperti pisang, sport drink, energy bar, atau karbo gel.
3. Setelah olahraga
Konsumsi makanan setelah olahraga bertujuan untuk mengembalikan tenaga dan cairan tubuh serta mengoptimalkan penyembuhan pasca olahraga.
Yang terpenting setelah olahraga adalah memenuhi kebutuhan cairan terlebih dahulu. Setelah itu konsumsi karbohidrat untuk mengembalikan tenaga, kemudian protein untuk penyembuhan otot sekitar 20-25 gram.
"Boleh saja konsumsi lemak tapi tetap dijaga," pungkas Rendy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma