Suara.com - Tingkat disfungsi ereksi teleh meningkat tajam selama lockdown virus corona atau Covid-19. Hal ini terungkap dari sebuah perusahaan telemedicine.
Dilansir dari New York Post, sejak Mei, Superdrug Online Doctor telah melaporkan kenaikan 13 persen dalam permintaan untuk layanan disfungsi ereksi.
Meningkatnya kebutuhan akan bantuan Superdrug ED dalam bentuk pil, pompa penis medis dan krim vasodilator kemungkinan merupakan respons terhadap penguncian coronavirus.
Meski impotensi dapat menjadi gejala dari kondisi medis yang mendasarinya, karantina telah memperburuk banyak kondisi umum yang terkait dengan itu.
"Masalah ereksi adalah hal biasa, dan biasanya disebabkan oleh stres, kelelahan, kegelisahan atau terlalu banyak minum alkohol," kata dokter umum Superdrug yang berbasis di Inggris, Dr. Zoe Williams.
"Dalam kebanyakan kasus, disfungsi ereksi tidak perlu dikhawatirkan, tetapi jika tetap ada, maka itu mungkin disebabkan oleh masalah fisik atau psikologis, dan Anda harus berbicara dengan [dokter] Anda atau dokter online Superdrug tentang hal itu."
Google Trends menguatkan temuan Superdrug: Mesin pencari melaporkan bahwa pertanyaan impotensi telah mencapai angka rekor dalam 12 bulan terakhir.
Selain dikaitkan dengan DE, minum berlebihan telah ditemukan melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan mungkin meningkatkan risiko tertular virus corona.
Bagi sebagian orang, karantina telah membantu mereka berhenti tidak hanya minum tetapi merokok, serta menginspirasi mereka untuk menjadi lebih bugar secara umum.
Baca Juga: Ingin Memperbesar Penis? Coba Pikir-pikir Lagi Agar Tidak Menyesal
Namun, bagi banyak orang lain, tekanan pandemi telah membuat mereka lebih banyak minum alkohol sebagai pelarian dari stres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat