Suara.com - Peneliti China dilaporkan telah mengidentifikasi jenis baru flu babi yang berpotensi menjadi pandemi. Para ilmuwan tersebut mengatakan bahwa virus itu dibawa oleh babi dan dapat menginfeksi manusia.
Temuan itu berdasarkan studi yang diterbitkan pada hari Senin (29/6/2020) di Prosiding National Academy of Sciences.
Para peneliti mengatakan bahwa virus tersebut memiliki banyak keunggulan karena mampu beradaptasi untuk menyebar antar manusia dan memicu terjadinya wabah global.
Kemungkinan manusia masih sedikit atau bahkan tidak memiliki kekebalan terhadap virus itu, mengingat para peneliti baru menemukannya.
Seperti dilansir dari FoxNews, Profesor Kin-Chow Chang dan rekan-rekannya di Universitas Nottingham mengatakan bahwa mereka sedang memantau temuan baru itu yang mereka sebut G4 EA H1N1.
Virus baru yang mereka temukan di antara orang-orang yang bekerja di rumah jagal China ini dapat tumbuh dan berkembang biak di sel-sel yang melapisi saluran pernapasan manusia.
"Benar kita terganggu dengan virus corona. Tetapi kita tidak boleh melupakan virus baru yang berpotensi bahaya," kata Kin-Chow kepada BBC.
Pandemik flu babi terakhir terjadi di Meksiko pada 2009, tetapi tidak separah yang ditakutkan sebelumnya. Banyak orang tua memiliki kekebalan terhadap virus itu.
Robert Webster, seorang peneliti influenza, mengatakan kepada majalah Science bahwa temuan tersebut seperti 'permainan tebak-tebakan' apakah virus baru itu akan berevolusi untuk menularkan antar manusia.
Baca Juga: Waspada, Begini Gambaran dari Gelombang Kedua Covid-19!
"Kita tidak tahu apakah pandemi akan terjadi, sampai pandemi itu memang terjadi. Hanya Tuhan yang tahu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang