Suara.com - Kehilangan indra penciuman diketahui sebagai salah satu gejala dari infeksi virus corona Covid-19. Ketika indra penciuman tidak dapat berfungsi dengan baik, begitu pula dengan indra perasa.
Hilangnya indera penciuman secara menyeluruh disebut anosmia.
Bagi sebagian orang, anosmia merupakan gangguan penciuman sementara akibat pilek, dan akan kembali saat sudah sembuh. Namun bagi yang lainnya, anosmia bisa disebabkan oleh kondisi yang lebih serius.
Dilansir WebMD, hilangnya penciuman dapat terjadi karena:
1. Polip di hidung, ini adalah pertumbuhan daging kecil non-kanker di bagian dalam hidung dan sinus yang menghalangi jalan hidung.
2. Cedera pada hidung dan saraf bau akibat operasi atau trauma kepala.
3. Paparan bahan kimia beracun, seperti peptisida atau pelarut.
4. Penggunaan obat-obatan tertentu, termasuk antibiotik, antidepresan, obat jantung, dan obat antiinflamasi.
5. Penyalahgunaan kokain.
Baca Juga: Covid-19: Indera Penciuman dan Perasa Mayoritas Pulih dalam Sebulan
6. Usia yang sudah tua. Sama halnya dengan indera penglihatan dan pendengaran, indera penciuman akan berkurang seiring bertambahnya usia.
Bahkan, indera penciuman seseorang akan menajam menajam di usia 30 hingga 60 tahun. Kemudian akan menurun setelahnya.
7. Kondisi medis tertentu, seperti Alzheimer, Parkinson, multiple sclerosis, defisiensi nutrisi, penyakit bawaan, dan gangguan hormonal.
8. Pengobatan radiasi kanker kepala dan leher.
Tanda jelas dari anosmia adalah merasakan hilangnya bau pada benda-benda yang sudah diketahui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan