Suara.com - Thailand menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang sukses menekan laju penyebaran virus Corona Covid-19. Sayangnya, keberhasilan ini terancam runtuh karena ulah imigran gelap.
Dilansir Anadolu Agency, Thailand dihantui risiko infeksi baru Covid-19 setelah pemerintah membongkar upaya sekitar 3.000 pekerja migran yang masuk ke negara itu, ujar Centre for Covid-19 Situation Administration (CCSA).
Thailand pada Senin (6/7/2020) mencatat 42 hari berturut-turut tanpa transmisi lokal baru, namun CCSA tetap mengkhawatirkan kondisi tersebut.
Lebih dari 3.000 pekerja migran ilegal ditahan ketika mencoba masuk ke Thailand selama sebulan terakhir, kata juru bicara CCSA Taweesilp Visanuyothin, mengutip sebuah laporan otoritas keamanan.
Para imigran gelap ini ditangkap dan ditahan oleh Biro Imigrasi, beberapa di antaranya sudah dikembalikan ke negara asal, ujar dia.
"Selama liburan ini sangat penting bagi semua masyarakat untuk tetap waspada, karena lebih banyak imigran yang secara ilegal masuk dan mungkin ada di sekitar kita," ujar Taweesilp, seperti dikutip Bangkok Post.
Dia juga menanggapi temuan dari survei baru yang dilakukan oleh Suan Dusit Poll, yang menunjukkan bahwa dua pertiga orang merasa tenang dengan wabah Covid-19.
Menurut dia kondisi ini mengkhawatirkan. Dalam situasi ini semua orang masih harus memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak sosial sampai vaksin ditemukan.
Baca Juga: Produk Kelapanya Dilarang Di Inggris, Thailand Bantah Pakai Tenaga Monyet
Berita Terkait
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala