Suara.com - Dua produk Lysol dinyatakan efektif untuk membunuh virus corona baru ketika mendisinfeksi permukaan, kata Badan Perlindungan Lingkungan (EPA).
Seperti dilansir dari NBSC Boston, Lysol Disinfectant Spray dan Lysol Disinfectant Max Cover Mist ditemukan efektif terhadap SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19 selama tes laboratorium.
Sebelum produk dapat secara hukum membuat klaim bahwa mereka dapat membunuh patogen tertentu, mereka harus diberi wewenang oleh EPA untuk melakukannya berdasarkan tinjauan data.
Produk Lysol adalah yang pertama diuji secara langsung terhadap SARS-CoV-2 dan disetujui oleh EPA. Tetapi produk itu berasal dari kelompok yang disebut List N atau yang mengklaim efektif untuk membunuh SARS-CoV-2
"EPA berharap untuk menyetujui klaim tersebut untuk produk Daftar N tambahan dalam beberapa minggu mendatang," kata agensi itu dalam rilisnya.
EPA mengharapkan semua produk dalam daftar efektif terhadap SARS-CoV-2 bila digunakan sesuai dengan petunjuk label, terlepas dari apakah mereka telah menyelesaikan pengujian laboratorium terhadap SARS-CoV-2.
Meski demikian, penularan Covid-19 dari menyentuh sebuah permukaan bukanlah penyebaran utama virus yang seringkali mematikan itu. Demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
"Cara penularan utama dan terpenting untuk COVID-19 adalah melalui kontak dekat dari orang ke orang," kata CDC.
Cara terbaik untuk menghindari terkena virus adalah menghindari terkena virus itu. CDC merekomendasikan semua orang menghindari kontak dekat, menutup mulut dan hidung mereka ketika berada di sekitar orang lain, menutupi batuk dan bersin, sering mencuci tangan, membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh setiap hari dan memantau kesehatan mereka.
Baca Juga: Rekor! Kasus Positif Corona di Indonesia Melejit 1.863 Orang per Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya