Suara.com - Sariawan selama ini diketahui hanya terjadi pada bagian mulut atau khususnya bibir. Tapi, yang tidak banyak diketahuii, bahwa alat vital laki-laki juga bisa mengalami sariawan.
Pertama-tama, ketahuilah bahwa kondisinya tampak agak berbeda pada pria dan wanita, meskipun ada kesamaan. Menurut NHS, gejala yang paling umum adalah rasa iritasi, terbakar, dan kemerahan di sekitar kepala penis.
Kemudian, di bawah kulit khatan terdapat cairan putih - seperti keju cottage, bau yang tidak enak, kesulitan menarik kembali kulit penis.Selain itu mungkin juga timbul ruam merah, gatal, atau nyeri di pangkal paha, atau di antara jari-jari Anda.
Namun, perlu diketahui bahwa Anda dapat memiliki sariawan tanpa menunjukkan gejala-gejala di atas juga.
Kabar baiknya, sariawan pada penis sangat mudah diobati, meskipun Anda mungkin merasa sedikit tidak nyaman. Hubungi dokter umum atau klinik kesehatan seksual dan jelaskan gejala Anda.
Kemungkinan besar, mereka akan meresepkan perawatan tanpa resep. Atau, Anda dapat mampir ke apotek langsung dan berbicara dengan mereka - namun, jika Anda menderita sariawan berulang, yang terbaik adalah berbicara dengan dokter sehingga mereka mengetahuinya.
"Sariawan diobati dengan obat antijamur, yang bisa dalam bentuk tablet (seperti kapsul fluconazole), dalam bentuk pessary (tablet clotrimazole yang Anda masukkan ke dalam vagina Anda) dan juga dalam krim (krim clotrimazole), "kata Dr Sarah Walsh, seorang ginekolog, yang juga merupakan co-founder kondom Hanx.
Ia melanjutkan, bahwa gejalanya akan hilang dalam seminggu, setelah minum satu dosis (tabel atau pessary) dan menggunakan krim secara teratur di daerah yang terkena.
"‘Krim antijamur dapat membantu meringankan gejala sementara Anda menunggu obat untuk mengobati infeksi. Hal-hal lain yang dapat membantu mengatasi iritasi termasuk menggunakan air hangat dan pembersih lembut di daerah yang terkena, dan menghindari produk beraroma.'
Baca Juga: Ngilu, Pria Ini Masukkan Kabel Charger ke Mr P Demi Kepuasan Seksual
Biasanya, dengan pengobatan, sariawan akan hilang dalam waktu seminggu atau lebih, meskipun kadang-kadang bisa sembuh sendiri. Ya, mungkin agak canggung untuk memberi tahu seorang profesional medis bahwa ada cairan yang keluar dari penis atau bahwa Anda tidak dapat menggaruk penis lagi.
Tetapi mereka sudah mendengar semuanya sebelumnya, jadi jangan menghindari mendapatkan bantuan karena Anda merasa malu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek