Suara.com - Studi ilmiah menemukan bahwa kekurangan vitamin B12 bisa membuat orang mengalami depresi. Simak tanda-tandanya berikut ini.
Ada pula penjelasan dokter tentang masker yang disebut mengurangi kadar oksigen di otak, serta tips meningkatkan kesuburan bagi pasangan yang ingin hamil.
Simak berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, Kamis 16 Juli 2020:
1. Kekurangan Vitamin B12 Bisa Depresi, Gejalanya Nyeri di 2 Bagian Tubuh Ini!
Vitamin B12 adalah nutrisi yang membantu menjaga kesehatan saraf dan sel-sel darah. Vitamin ini juga membuat DNA yang merupakan bahwan genetik di semua sel tubuh.
Sehingga kekurangan vitamin B12 bisa membuat beberapa gejala yang mengkhawatirkan dan merasakan sakit di salah satu dari kedua wilayah tubuh tertentu.
2. Profesor Ini Temukan Cat yang Diklaim Bunuh 99 Persen Corona Dalam 1 Jam
Di tengah kekalutan akan pandemi virus corona atay Covid-19, seorang profesor Virginia Tech telah menemukan solusi.
Baca Juga: Kecemasan dan Depresi Bisa Menandakan Seseorang Terinfeksi Covid-19?
Sejak pertengahan Maret, William Ducker, seorang profesor teknik kimia, telah mengembangkan lapisan permukaan yang ketika dicat pada benda-benda umum, menonaktifkan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19.
3. Kontrol Dampak Radang Sendi dengan Minum Teh Hijau, Ini Manfaatnya!
Radang sendi atau Rheumatoid arthritis adalah suatu kondisi autoimun yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh yang sehat.
Sistem kekebalan ini biasanya membuat antibodi yang menyerang bakteri dan virus membantu melawan infeksi. Jika Anda menderita radang sendi, maka sistem kekebalam secara keliru akan mengirimkan antibodi ke lapisan sendi dan menyerang jaringan sekitarnya.
Berita Terkait
-
Analisis Pola Depresi dalam Film Rumah untuk Alie: Luka Akibat KDRT
-
Buku Lost Connections: Depresi Tak Sekadar Masalah Otak, tetapi Cara Hidup
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Alasan Bertahan di Balik Depresi
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak