Suara.com - Sama halnya dengan kulit, sinar UV bisa membahayakan mata. Sinar itu sangat berisiko bagi penglihatan karena bisa merusak kornea (permukaan mata yang halus dan bening) hingga menyebabkan degenerasi makula yang bisa memicu pandangan kabur atau hilangnya penglihatan sentral.
Selain itu dilansir dari Mirror UK, sinar UV juga bisa menyebabkan melanoma di bagian belakang mata.
Paparan sinar UV yang singkat dan intens juga bisa menyebabkan fotokeratitis, peradangan kornea yang hampir mirip kulit terbakar.
Kondisi ini juga bisa terjadi akibat paparan salju, pasir putih dan pantulan cahaya dari air. Bahkan bahan kimia dalam air kolam renang juga bisa memengaruhi penglihatan.
Biasanya, seseorang akan mengalami mata perenang atau mata kemerahan setelah berenang di kolam yang diklorinasi.
Tetapi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga penglihatan selama musim panas. Francesca Marchetti, ahli kacamata, menjelaskan cara yang tepat untuk melindungi mata atau penglihatan dari paparan sinar UV.
1. Kacamata hitam
Jika Anda biasanya melindungi kulit dari sinar UV dengan mengoleskan sunscreen, Anda tidak bisa melakukan hal sama untuk melindungi mata. Anda bisa melindunginya dengan menggunakan kacamata hitam yang bisa menyerap semua sinar UV.
Karena, kacamata hitam palsu atau tidak bisa menyerap semua sinar UV juga sama aja. Pastikan pula bentuk kacamata yang dipakai cukup menutupi mata Anda.
Baca Juga: Awas Luka Gatal di Jari Kaki dan Tangan, Bisa Jadi Gejala Virus Corona!
Jika Anda sudah menggunakan kacamata resep dokter, maka perlu juga untuk mempersiapkan kacamata yang bisa melindungi mata dari sinar UV.
2. Jangan melihat cahaya matahari
Anda perlu menghindari menatap cahaya matahari secara langsung tanpa pelindung, karena bisa membakar retina. Selain itu, Anda tetap perlu mengoleskan sunscreen di sekitar mata dan kelopak mata untuk melindungi kulit di sekitarnya.
3. Cara aman berenang
Jika Anda memiliki mata sensitif yang cenderung kemerahan dan terasa tidak nyaman saat berenang, Anda bisa membilaskan dengan tetes air mata buatan yang bebas pengawet.
Anda tidak boleh memakai lensa kontak ketika berenang di kolam yang diklorinasi, danau air tawar, sungai atau laut dalam waktu lama. Karena, ada banyak serangga di semua jenis air yang bisa terjebak di lensa kontak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026