Suara.com - Banyak perempuan mencair makanan manis untuk meredakan nyeri atau mengubah mood saat tengah menstruasi. Tapi, tahukah bahwa hal itu justru bisa membuat menstruasi memburuk?
“Gula bersifat radang dan meningkatkan suplai darah di rahim Anda. Hal ini menyebabkan retensi air besar yang selanjutnya menyebabkan sakit perut. Juga, jika Anda mengalami gejala PMS lain maka gula dapat memperburuk mereka dalam beberapa kasus, ”jelas Dr Gandhali Deorukhkar Pillai, konsultan ginekolog kebidanan di Rumah Sakit Wockhardt, Mumbai Central.
Dilansir dari Healthsots, berikut adalah empat cara di mana makan terlalu banyak gula selama menstruasi dapat memperburuknya:
1. Memperburuk Kram menstruasi
Menurut Dr Pillai, respons tubuh kita berubah ketika kita menjadi PMS. Ini terjadi karena estrogen dan progesteron merespons secara tidak menentu terhadap kadar insulin. Itulah salah satu alasan kami sangat menginginkan permen ketika kami PMSing atau pada periode.
“Kram menyakitkan adalah apa yang Anda alami jika Anda mengonsumsi terlalu banyak gula selama masa ini,” kata Dr. Pillai.
2.Menyebabkan Kembung
“Kembung dialami selama periode karena retensi air besar tetapi makan gula semakin memperburuknya. Karena ini, wanita juga mungkin mengalami keasaman, sakit perut, dan gas, ”kata Dr. Pillai
3. Dapat Menyebabkan Dominasi estrogen
Ini adalah salah satu masalah utama dengan mereka yang mengkonsumsi banyak gula selama periode karena dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Jika Anda memiliki PCOD, makan terlalu banyak gula dapat membuat gejalanya lebih buruk karena dominasi estrogen. Demikian kata ahli gizi klinis, Lovneet Batra
4. Memperparah Jerawat Anda
Selama menstruasi, Anda lebih mungkin untuk mendapatkan jerawat dan memasukkan lebih banyak gula dalam diet Anda selama waktu ini hanya akan memperburuknya.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Clinics in Dermatology, mengonsumsi terlalu banyak gula juga merusak jaringan kulit Anda dan membuatnya lebih rentan untuk menjadi kendor.
Baca Juga: Covid-19 Bisa Turunkan Usia Harapan Hidup, Apa Itu Ketoasidosis Diabetik?
“Anda akan terkejut mengetahui bahwa jika Anda mengkonsumsi gula selama menstruasi, Anda bisa mendapatkan 3 hingga 5 pound. Itu sebabnya latihan intensitas rendah adalah sesuatu yang harus dilakukan bahkan selama periode. Juga, bertahan dengan gula alami akan menjadi pilihan yang baik, ”kata Dr. Pillai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga