Suara.com - Membuat anak betah belajar di rumah memang bukan perkara mudah, tetapi bukan hal yang mustahil kok Bunda.
Demi mengantisipasi penyebaran virus corona, sekolah terpaksa mengadakan pembelajaran jarak jauh melalui platform atau aplikasi penyedia layanan video call dan kelas online.
Dengan diterapkannya kelas online, anak dituntut untuk belajar mandiri dan orang tua harus senantiasa memantau perkembangan belajar anak.
Sudah menjadi tugas setiap orang tua untuk mampu menuntun anaknya mengikuti pembelajaran jarak jauh di rumah. Tetapi, perlu diketahui bahwa tipe anak saat belajar pun berbeda-beda.
Orang tua manapun akan senang apabila anaknya mampu berinisiatif untuk mengikuti pembelajaran online dengan mandiri. Namun, beberapa anak justru nggak betah untuk menerima pembelajaran online di rumah.
Jika anak lepas dari pandangan orangtua, bisa jadi pembelajaran online menjadi tidak efektif. Anak mungkin malah asik bermain atau bermalas-malasan.
Nah, kalau anak tetap nggak mau belajar walaupun sudah berkali-kali diingatkan, jangan langsung dimarahin ya, Moms. Memarahi anak hanya akan membuat stres dan tidak menyelesaikan masalah. Orang tua sebaiknya membantu anak untuk meningkatkan motivasinya agar betah belajar di rumah.
Meskipun kedengarannya agak sulit, jangan khawatir ya, Moms. Berikut Suara.com hadirkan cara bikin anak betah belajar di rumah.
1. Dampingi anak belajar
Baca Juga: 5 Tips Belajar Nyaman dan Efektif di Rumah Buat Kaum Rebahan
Hal terbaik yang dilakukan sebagai orang tua dalam memberi motivasi belajar adalah dengan mendampingi anak ketika ia sedang belajar. Cobalah untuk duduk di samping anak sehingga anak tidak merasa kesepian.Sebelum anak belajar, jangan lupa untuk beri semangat untuk anak Anda. Setelahnya, beri apresiasi ya, Moms! Dengan ucapan semangat dan apresiasi, pengalaman anak belajar di rumah menjadi lebih berkesan, lho.
2. Ketahui kesulitan anak saat belajar
Nggak semua anak bisa cepat dalam memahami pelajaran ya, Moms. Perlu diketahui bahwa tipe anak saat belajar adalah berbeda-beda. Coba sesekali tanyakan pada anak tentang kesulitan yang ia hadapi. Sebagai orang tua, sebaiknya Anda mendengarkan dan memahami pertanyaan anak Anda dengan baik.
Untuk menjelaskan pelajaran yang sulit, gunakan pemilihan kata yang tepat dan mudah dipahami anak ya, Moms. Dengan begitu, anak dan orang tua bisa membuka diskusi sederhana yang dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi.
3. Sediakan snack atau makanan kecil
Membaca materi secara online kadang bisa biin anak nggak betah buat lama-lama belajar. Nah, untuk mengatasinya, coba siapkan makanan kecil favorit anak Anda. Dengan menyediakan makanan kecil favoritnya, belajar di rumah nggak akan membosankan baginya. Anda bisa membuat kue kering atau makanan bergizi lainnya ya, Moms!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh