Suara.com - Kandung kemih adalah bagian dari sistem kemih yang menyaring produk limbah dari darah dan membuat urine. Sedangkan, kanker kandung kemih menggambarkan pertumbuhan jaringan abnormal yang dikenal sebagai tumor dan berkembang di lapisan kandung kemih.
Menurut Macmillan UK, sebagian besar gejala kanker kandung kemih berkaitan dengan infeksi atau batu di kandung kemih atau ginjal.
Tapi, Anda juga berisiko menderita kanker kandung kemih ketika warna urine Anda terlihat berbeda. Urine yang berwarna merah muda, merah atau cokelat bisa menjadi tanda kanker kandung kemih.
Kondisi itu menandakan bahwa Anda memiliki darah dalam urine. Tapi, gejala ini bisa terjadi secara mendadak serta bisa datang dan hilang.
"Anda juga mungkin melihat garis-garis atau gumpalan darah dalam urine," jelas Macmillan UK dikutip dari Express.
Adapun gejala kanker kandung kemih yang kurang umum meliputi:
1. Buang air kecil yang lebih sering
2. Keinginan buang air kecil mendadak
3. Sensasi terbakar saat buang air kecil
Menurut NHS, kanker kandung kemih bisa mencapai stadium lanjut dan mulai menyebar bila gejalanya berupa nyeri panggul, sakit tulang, penurunan berat badan tanpa alasan dan pembengkakan kaki.
Jika Anda pernah memiliki darah dalam urine, meskipun itu kadang terjadi dan hilang. Anda harus mengunjungi dokter untuk mencari tahu penyebabnya.
Baca Juga: Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Alami Sensasi Aneh di Lengan
Selain kanker kandung kemih, darah dalam urine bisa jadi tanda infeksi saluran kemih, infeksi ginjal, batu ginjal, uretritis dan kelenjar prostat yang membesar.
Pilihan pengobatan untuk kanker kandung kemih sangat tergantung pada seberapa lanjut kanker itu.
"Perawatan biasanya berbeda antara stadium awal, kanker kandung kemih non-otot-invasif dan kanker kandung kemih invasif otot yang lebih lanjut," jelas NHS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker