Suara.com - Sama seperti kopi, minum teh menjadi kebiasaan yang disukai banyak orang. Minum teh jenis tertentu secara rutin pun dianggap dapat meningkatkan kesehatan tubuh.
Selain itu, menyesap secangkir teh hangat bisa memberikan efek relaksasi yang melegakan. Namun demikian, terlalu banyak mengonsumsi sesuatu tentu memiliki efek buruk tersendiri, tak terkecuali dengan minum teh.
Dilansir dari Times of India, ketahui 7 efek samping dari terlalu banyak minum teh.
1. Gangguan tidur
Terlalu banyak mengonsumsi teh dapat menghambat tidur Anda dalam segala hal. Sebab, kehadiran kafein dalam teh bisa mengurangi siklus tidur. Kafein mengganggu hormon melatonin yang pada akhirnya memengaruhi pola tidur.
2. Penyerapan nutrisi rendah
Asupan kafein dalam teh dapat menghambat pencernaan dan mengurangi penyerapan nutrisi. Teh memiliki komponen tanin, yang akan menghambat penyerapan zat besi dari makanan.
Ini adalah alasan mengapa lebih baik minum teh di antara waktu makan ketimbang bersamaan saat makan.
3. Meningkatkan kegelisahan
Baca Juga: Asal Tidak Berlebihan, Kopi Memiliki Banyak Manfaat untuk Kesehatan
Terlalu banyak konsumsi kafein dapat menyebabkan kegelisahan. Maka dari itu sebaiknya kurangi asupan teh dan mengganti teh biasa dengan varian lebih sehat seperti chamomile, teh putih atau teh hijau.
4. Rasa mulas dan tidak nyaman
Terkadang, secangkir teh favorit dapat membuat Anda gelisah dan tidak nyaman. Sebab kehadiran kafein dalam teh memperburuk pembentukan asam di lambung yang menyebabkan mulas, kembung dan gelisah.
Selain itu, kebanyakan kafein juga menyebabkan refluks asam dalam tubuh.
5. Komplikasi kehamilan
Konsumsi teh yang berlebihan bisa berbahaya bagi ibu dan bayi karena peningkatan konsumsi kafein dapat menambah risiko komplikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi