Suara.com - Saat Mr P miliknya diamputasi, Richard Stamp tahu dia lebih baik berbelanja untuk mencari penggantinya.
Stamp, yang merupakan seorang bintang film dokumenter Channel 5 baru Inggris "Shopping For a New Penis" didiagnosis menderita kanker penis setelah menemukan benjolan pada tahun 2018.
Dilansir dari New York Post, kini pria asal London dengan 20 tahun pengalaman sebagai aktor dan badut sirkus sedang dalam pencarian untuk menemukan pengganti penis yang sempurna.
Setelah menemukan benjolan dan rasa sakit yang memuncak saat bepergian di Kamboja, Stamp menunggu dua bulan sebelum menemui dokter di Adelaide, Australia.
Dia ingat bagaimana dokternya, yang kebetulan bernama Dr. Cox, menyampaikan diagnosis yang sulit, dan mengatakan kepadanya bahwa bahwa penisnya nya akan hilang."
"Semuanya berputar. Itu [adalah] momen terburuk dalam hidup saya," kata dia.
Dia kemudian mencari opini kedua di Rumah Sakit St George di London, rumah bagi ahli onkologi penis terkemuka di Eropa. Rasa sakit, katanya kepada dokter, telah "meningkat seiring waktu", sehingga penetrasi pun "sangat menyakitkan."
Alhasil, ayah dua anak dari pernikahan sebelumnya itu mulai menghindari seks dengan mantan pasangannya, Angie. Mereka telah bersama dua tahun sebelum mengetahui bahwa penis Stamp harus diamputasi.
Dr. Cox, yang juga muncul di serial baru, secara resmi menyampaikan kabar tersebut kepadanya.
Baca Juga: Ingin Memperbesar Penis? Coba Pikir-pikir Lagi Agar Tidak Menyesal
"Aku benar-benar marah karena membiarkannya sampai sejauh itu. Saya merasa sangat bodoh. Saya bisa menendang diri saya sendiri, karena saya bisa menyelamatkannya, ”klaimnya.
Saat operasi untuk mengangkat penisnya semakin dekat, dia merasakan rasa takut yang meningkat.
“Saya ingat sebelum operasi, berpikir, 'Saya akan melarikan diri,'” katanya. “Lalu realisasinya ke mana saya akan lari? Jika saya tidak melakukan ini, saya akan mati. Mungkin kedengarannya gila jika Anda bukan laki-laki, tapi hidup tanpa penis membuat Anda mempertanyakan siapa Anda. ”
Setelah operasi dan perpisahannya dari Angie, Stamp berhasil mengembangkan kehidupan seks dengan perempuan lain, meski menantang.
“Saya bersyukur saya masih bisa orgasme. Tapi kemudian saya harus mencari tahu bagaimana melakukannya dengan pasangan, bagaimana berbagi tubuh baru saya dengan seseorang. Tapi beberapa perempuan tidak keberatan," kata dia.
Setelah berkeliling dunia untuk bertemu dengan ahli bedah dan mendiskusikan kemungkinannya, Stamp sekarang membuat rencana untuk rekonstruksi penis penuh, atau phalloplasty, pada bulan Februari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia