Suara.com - Penyabab kerontokan rambut memang belum diidentifikasikan secara pasti. Namun sebuah penelitian baru menunjukan bahwa kerontokkan rambut bisa dipicu oleh polusi udara.
Melansir dari Medical News Today, sebuah penelitian soal kerontokan rambut dan polusi disusun oleh Hyuk Chul Kwon dari Future Science Research Center yang dipresentasikan oleh tim di Kongres Akademi Dermatologi dan Venereologi (EADV) Eropa ke-28.
Menurut penilitian tersebut, polusi udara bisa mengurangi protein pertumbuhan rambut. Partikulat atau partukel polusi tertentu memiliki efek tersendiri pada rambutkhususnya pada sel di dasar folikel rambut. Sel-sel ini disebut sel papilla dermal folikel manusia (HFDPCs).
Partikulat sendiri merupakan campuran partikel padat dan tetesan cairan kecil yang terbuat dari berbagai bahan kimia berbeda. Beberapa partikel ini menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.
Dalam penelitian ini, Kwon dan rekannya memaparkan HFDPC ke partikel debu dan solar mirip PM10. Analisis mengungkapkan bahwa paparan PM10 dan materi partikulat diesel yang ada dalam polusi menurunkan tingkat protein pertumbuhan rambut. Protein tersebut disebut beta-catenin.
“Hanya ada sedikit atau tidak ada penelitian tentang efek materi partikulat terkait dengan efeknya pada ada kulit dan rambut manusia," kata Kwon.
"Penelitian menunjukkan bagaimana polutan udara menyebabkan kerontokan rambut," imbuhnya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 4,2 juta orang meninggal setiap tahun akibat polusi udara luar ruangan.
WHO juga memperkirakan bahwa lebih dari 90 persen populasi dunia tinggal di daerah yang sangat tercemar polusi.
Baca Juga: Studi: Mi Instan Terbukti Tidak Mengandung Lilin Penyebab Kanker
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini