Suara.com - Memasuki musim hujan, keberadaan nyamuk mulai mengintai manusia. Mulai dari demam berdarah malaria hingga chikungunya, kasus penyakit yang dibawa nyamuk dilaporkan setiap hari.
Seringkali, nyamuk menyerang saat kita sedang tertidur. Sehingga banyak orang kesulitan untuk mencegahnya.
Ini terjadi karena mereka bisa merasakan panas yang dihasilkan oleh tubuh Anda. Selain itu, saat tidur tubuh kita menghasilkan sejumlah bahan kimia yang disukai nyamuk.
Mereka juga mengganggu tidur kita dengan membuat suara berdengung saat mendekati kita saat kita tidur. Dilansir dari Times of India, berikut ini cara mencegah agar tidak digigit nyamuk saat tidur.
Kenakan pakaian berwarna cerah saat tidur
Nyamuk cenderung tertarik pada warna yang lebih gelap sementara mereka membenci warna yang lebih terang. Mengenakan warna yang lebih terang dapat mengurangi daya tarik Anda terhadap serangga.
Kenakan pakaian lengkap
Mengenakan kemeja dan piyama lengkap saat Anda tidur dapat membantu menutupi lengan dan kaki Anda saat tidur dan mencegah gigitan nyamuk.
Tingkatkan kecepatan kipas
Baca Juga: Sebanyak 750 Juta Ekor Nyamuk Mutan Dilepas untuk Lawan Demam Berdarah
Telah diamati bahwa menggunakan kipas angin dengan kecepatan tinggi di dalam ruangan saat Anda tidur dapat menghindari gigitan nyamuk.
Oleskan obat nyamuk
Gunakan pengusir nyamuk yang aman dan bersertifikat dan aplikasikan pada kulit yang terbuka. Pastikan untuk tidak mengaplikasikannya pada luka, luka atau kulit yang meradang. Jangan gunakan di dekat mata atau mulut.
Jangan mengoleskan obat nyamuk bakar pada anak di bawah dua bulan dan pada tangan mereka karena mereka biasa memasukkan tangan ke dalam mulut.
Gunakan kelambu
Ini adalah praktik kuno menggunakan kelambu saat Anda tidur. Jika Anda alergi terhadap obat nyamuk, menggunakan kelambu adalah pilihan terbaik untuk menyelamatkan diri dari gigitan nyamuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD