Suara.com - Sejak awal pandemi Covid-19, para ilmuwan telah mencoba untuk mengembangkan vaksin yang dapat menawarkan perlindungan terhadap virus corona.
Sekarang, sebuah vaksin yang dikembangkan oleh ilmuwan dari Belanda, vaksin BCG, diyakini dapat memerangi krisis kesehatan global.
Vaksin Bacille Calmette-Guerin atau BCG yang awalnya dibuat untuk TBC memberi tindakan pencegahan efektif terhadap berbagai infeksi.
Jadi, kemungkinan vaksin ini juga menawarkan perlindungan terhadap Covid-19 juga, kata peneliti. Mereka menambahkan bahwa vaksin telah melindungi orang tua dari infeksi pernapasan, dan hasil uji klinis acak tersamar ganda dari Radboud University di Belanda diterbitkan di jurnal Cell.
Menurut peneliti, pasien di atas 65 tahun yang dirawat di rumah sakit secara acak menerima BCG atau vaksinasi plasebo saat mereka pulang ke rumah.
Peneliti mengawasi semua peserta selama setahun untuk melihat apakah BCG dapat melindungi mereka dari berbagai infeksi.
Selama studi, peneliti menemukan sebanyak 42,3 persen lansia yang mendapat vaksinasi plasebo mengembangkan infeksi, sedangkan pada kelompok BCG yang terkena infeksi hanya 25 persen.
Dilansir The Health Site, peserta yang divaksinasi BCG mengalami infeksi pertama rata-rata selama 16 minggu, dibandingkan dengan 11 minggu pada kelompok plasebo.
Selain itu, orang tua yang divaksinasi BCG juga memiliki penurunan infeksi saluran pernapasan hingga 75 persen dibanding penerima plasebo.
Baca Juga: Alhamdulillah, Pengembangan Vaksin Merah Putih Sudah 50 Persen Selesai
Meski sebagian besar perlindungan BCG ditujukan untuk infeksi saluran pernapasan yang (mungkin) berasal dari virus, belum dapat dipastikan apakah BCG dapat melawan Covid-19 atau tidak karena prevalensi Covid-19 yang rendah dalam penelitian ini.
Namun, penelitian tersebut menunjukkan bahwa vaksinasi BCG dapat diberikan kepada lansia secara aman dan dapat melindungi mereka dari berbagai infeksi.
Beberapa penelitian yang secara khusus melihat efek BCG pada Covid-19 sedang dilakukan. Bulan lalu, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Cell Reports Medicine mengungkapkan bahwa vaksin BCG memiliki efek stimulasi umum pada sistem kekebalan sehingga diyakini efektif melawan Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI