Suara.com - Kerja berkepanjangan membuat masalah nyeri punggung sangat umum terjadi. Dilansir Suara.com dari Zeenews, diperkirakan ada sekitar dua pertiga masyarakat dunia yang memiliki problem tersebut.
Selain terasa pegal dan sakit, nyeri punggung juga sangat menyebalkan. Bayangkan saja bila masalah timbul di waktu kita seharusnya tidur dan beristirahat. Kalau sudah begitu, tak ada posisi tidur yang nyaman.
Tapi kata peneliti, posisi tidur bisa membuat perbedaan pada problem nyeri punggung lho. Dilihat dari akar masalahnya, berikut adalah saran dari peneliti yang Suara.com rangkum dari Zeenews.com.
Sakit punggung: Coba berbaring dengan lutut ditekuk sedikit dan jauhkan tangan dari bagian depan tubuh.
Refluks asam lambung atau GERD: Letakkan lengan di depan dan berbaring di sisi kanan.
Hidung mampet: Jangan tidur telentang. Berbaring pada posisi miring dengan kepala terangkat bantal. Ini mampu membantu mengurangi masalah hidung mampet dan sakit punggung yang menyertai.
PMS: Tempatkan bantal di bawah lutut. Inj bisa mengurangi tekanan dari punggung bagian atas.
Sakit leher: Tidur telentang dan jaga leher lurus semaksimal mungkin.
Baca Juga: 6 Posisi Tidur dengan Pasangan dan Artinya, Bisa Jadi Indikator Selingkuh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya