Suara.com - Bentol karena digigit serangga atau nyamuk mungkin sering dianggap hal yang sepele. Tapi, ada kondisi tertentu yang sebaiknya perlu diperhatikan.
Dilansir dari Asia One, Dr. Sin Ru Phua dari Klinik Medis Internasional mengatakan, meskipun gigitan atau sengatan serangga dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, nyeri atau gatal, sebagian besar gejala dapat ditangani di rumah dan sembuh dalam beberapa jam atau hari.
Kebanyakan gigitan serangga tidak serius dan biasanya dapat diatasi tanpa masalah. Kadang-kadang, gigitan serangga dapat menyebabkan infeksi, menimbulkan reaksi alergi yang serius dan menularkan penyakit.
Jika ada bekas sengatan, hilangkan sengatan dengan hati-hati dan cuci area tersebut dengan sabun dan air. Letakkan kompres dingin di area tersebut selama 10 hingga 15 menit untuk membantu mengurangi bengkak atau gatal kemerahan.
Antihistamin juga bermanfaat untuk mengatasi reaksi alergi ringan ini. Hindari menggaruk atau memperparah gigitan untuk mengurangi risiko infeksi dan menyebabkan reaksi merugikan lebih lanjut.
Cari pertolongan medis jika gigitan tidak kunjung membaik atau memburuk setelah beberapa hari. Waspadai gejala seperti:
- Kemerahan dan bengkak di sekitar gigitan yang mungkin termasuk atau tidak termasuk nanah - nanah bisa menjadi indikasi infeksi, di mana antibiotik mungkin diperlukan untuk pengobatan.
- Ruam yang menyebar dengan rasa gatal yang semakin parah.
- Infeksi umum, di mana seseorang merasa tidak enak badan - dengan demam, gejala mirip flu atau adanya kelenjar yang membengkak.
Gigitan itu bisa menjadi darurat jika muncul sesak napas, suara serak, pembengkakan parah pada lidah, mulut, mata, tenggorokan dan / atau wajah, sensasi tersedak, dan / atau sesak di dada atau tenggorokan, pusing, hilang kesadaran, detak jantung cepat, mual dan / atau muntah.
Segera cari pertolongan medis jika sebelumnya ada reaksi alergi parah akibat gigitan atau sengatan serupa. Orang yang pernah mengalami reaksi alergi parah sebelumnya biasanya diberi resep obat untuk digunakan dalam situasi seperti itu.
Baca Juga: Jangan Dibuang, Ramuan Teh dari Tanaman ini Bisa Atasi Masalah Kulit!
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS