Suara.com - Mendekati kuartal akhir tahun 2020, perlombaan untuk mengembangkan vaksin yang aman dan efektif untuk memerangi penyebaran virus corona baru semakin meningkat.
Saat orang-orang di seluruh dunia menunggu vaksin untuk bisa menyingkirkan Covid-19, sayangnya, pengembangan vaksin, logistik distribusi, dan seluruh proses inokulasi, tidak berfungsi seperti itu.
Inilah mengapa ketika Presiden AS Donald Trump membuat pernyataan bahwa vaksin untuk Covid19 dapat tersedia di Amerika Serikat pada bulan Oktober, itu semakin menyesatkan masyarakat umum.
Dilansir dari Times of India, penting untuk dicatat bahwa dengan lebih dari 6,4 juta kasus yang dikonfirmasi, Amerika Serikat terus menjadi negara terparah di dunia dari pandemi virus corona, diikuti oleh India dan Brasil.
Menjelang pemilihan November, Donald Trump menggoda publik tentang "kejutan" yang akan segera hadir. Hal itu seolah mengisyaratkan bahwa AS dapat menyetujui vaksin virus corona pada bulan Oktober.
“Apa yang saya katakan adalah pada akhir tahun, tapi saya pikir itu bisa lebih cepat,” Trump berbicara tentang vaksin pada konferensi pers. “Bisa jadi bulan Oktober, sebenarnya bisa sebelum November.”
Perlu dicatat bahwa calon wakil presiden Partai Demokrat Amerika Serikat Kamala Harris menuduh bahwa Trump berusaha mendapatkan simpati untuk jajak pendapat November dengan memberikan tekanan pada pihak berwenang untuk meluncurkan vaksin sebelum November.
Oleh karena itu, pernyataan Trump bisa jadi bermasalah. Pihak berwenang telah menegaskan kembali bahwa salah satu alasan utama di balik peningkatan tajam kasus adalah bahwa masyarakat umum telah menjadi berpuas diri.
Orang-orang mulai keluar tanpa penutup wajah dan masker wajah. Situasi ini juga dapat terjadi di Amerika Serikat jika orang diberi jaminan palsu tentang vaksin dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: Awal Tahun Depan, Australia Siap Gunakan Vaksin Covid-19 Buatan AstraZeneca
Meskipun ada 8 vaksin pada tahap terakhir uji coba pada manusia, penting untuk dipahami bahwa ini adalah tahap pengujian yang paling kritis dan krusial. Uji coba ini dilakukan pada ribuan sukarelawan untuk memahami keamanan dan kemanjuran kandidat vaksin dan biasanya membutuhkan waktu setidaknya enam bulan untuk menyelesaikannya.
Kandidat vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi AS Moderna sedang menjalani uji coba Tahap III, di mana 30.000 sukarelawan akan diberi dosis.
Kandidat vaksin lainnya yang “hampir habis” menurut Presiden AS adalah vaksin potensial yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca. Namun, tidak ada calon vaksin yang dijadwalkan untuk menyelesaikan uji coba tahap terakhir mereka di bulan Oktober, apalagi tersedia untuk diluncurkan.
Pengembangan vaksin adalah proses yang panjang, memakan waktu dan rumit, yang biasanya memakan waktu paling tidak hampir sepuluh tahun.
Meski jadwal waktu vaksin virus corona telah dipercepat berkat kerja luar biasa para ilmuwan di seluruh dunia, mereka masih membutuhkan lebih banyak waktu.
Kandidat vaksin perlu menjalani uji coba pada manusia secara ekstensif untuk menyingkirkan potensi efek samping dan menguji kemanjurannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi