Suara.com - Seorang gadis remaja mengunyah rambutnya selama bertahun-tahun sehingga akhirnya dokter harus mengoperasi untuk menghilangkan bola rambut besar-besaran.
Gadis berusia 17 tahun itu berakhir dengan rambut di perutnya seberat tujuh kilogram atau setara berat seperti bayi berusia lima bulan.
Setelah USG, benjolan itu awalnya diduga merupakan tumor kanker. Tetapi kemudian dokter berhasil mengangkat gumpalan rambut tersebut selama operasi enam jam.
Video menunjukkan dokter di distrik Bokaro Jharkhand di India mengoperasi gadis itu pada 31 Agustus. Sebuah tim dipimpin oleh Dr GN Sahu melakukan operasi itu rumah sakit swasta di Bokaro.
Dr Sahu mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam 40 tahun karirnya dia melihat begitu banyak rambut di perut.
Dokter menemukan gadis itu punya kebiasaan mengunyah rambutnya dan perlahan ada benjolan yang menumpuk di dalam perut dan membalut seluruh perut.
Sumber mengatakan dia stabil dan akan keluar dari rumah sakit setelah observasi awal.
Dilansir dari Live Science, orang yang menelan rambutnya sendiri secara kompulsif dikatakan memiliki gangguan kejiwaan yang disebut trichophagia.
Kondisi ini terkait dengan gangguan yang sedikit lebih umum di mana orang-orang memiliki keinginan yang tak tertahankan untuk mencabut rambut, yang disebut trikotilomania atau gangguan mencabut rambut.
Baca Juga: Jijik, Pria Ini Taburkan Rambut Kemaluan Di Atas Makanan Usai Tak Mau Bayar
Gangguan mencabut rambut tercantum dalam manual resmi yang digunakan psikiater untuk mendiagnosis penyakit mental, kata Dr. Katharine Phillips, seorang profesor psikiatri dan perilaku manusia di Alpert Medical School di Brown University.
Kondisi ini diduga terkait dengan gangguan obsesif-kompulsif (OCD), kata Phillips. Tapi meski OCD ditandai dengan pikiran yang berulang dan mengganggu, atau obsesi, serta perilaku berulang dan kompulsif, gangguan mencabut rambut adalah "murni perilaku," kata Phillips.
Dengan kata lain, orang dengan kondisi tersebut tidak berpikir untuk mencabut rambutnya; mereka hanya melakukannya.
Namun, kondisi ini tidak berlaku untuk orang yang kadang-kadang mencabut uban. Orang dengan kelainan mencabut rambut tidak bisa berhenti mencabut rambut mereka, meskipun mereka berusaha melakukannya, kata Phillips.
Trikotilomania dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari; Orang dengan kelainan ini mungkin merasa malu karena tidak bisa berhenti menarik rambut mereka, atau mereka mungkin merasa perlu menutupi titik-titik kebotakan yang diakibatkan gangguan tersebut, kata Phillips.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026