Suara.com - Menginjak usia balita, anak-anak akan memasuki masa di mana ia ingin mengetahui segala hal yang ada di sekitarnya. Mereka seakan tak pernah berhenti untuk mengeksplorasi banyak hal baru. Itulah yang kini sedang dialami putra tercinta mantan penyanyi cilik Tasya Kamila. Menginjak usia 14 bulan, anak lelakinya yang bernama Arrasya Wardhana Bachtiar tengah senang-senangnya mengeksplorasi apapun yang berada di dekatnya.
Hal ini pun kemudian membuat Tasya sadar jika sang anak sangat rentan cedera dan mengalami luka. Meski sampai saat ini pelantun "Anak Gembala" itu bersyukur Arrasya tidak pernah mengalami luka yang serius, hanya sekadar luka gores baik di wajah atau kulitnya.
"Alhamdulillah, sih, belum pernah mengalami luka yang serius, soalnya kan Arrasya lagi aktif-aktifnya eksplorasi, jadi mesti lebih waspada," ucap isteri Randi Bachtiar tersebut dalam First Aid Day live talk bersama Hansaplast, Jumat (11/9/2020), di Instagram.
Namun untuk mengantisipasi luka yang lebih serius, Tasya memastikan dirinya menyimpan kotak P3K dengan isi yang memadai di rumah. Ia juga mempersiapkan diri dengan pengetahuan seputar cara perawatan luka yang tepat agar luka bisa cepat sembuh dan tidak menimbulkan infeksi.
"Jadi aku menyiapkan spray antiseptik, kemudian untuk melindungi pakai plester agar tidak kena kotoran dan infeksi. Kalau yang pasti, sih, ya jika terluka pertama kali harus dibersihkan dulu agar bisa ngecek luka," ucap Tasya.
Berhubungan dengan hal tersebut, dokter spesialis luka, dr. Adisaputra Ramadhinara, mengatakan ada hal-hal lain yang juga perlu kita perhatikan saat terjadinya luka, di antaranya ialah tetap tenang dalam melakukan pertolongan pertama pada diri sendiri dan orang lain.
"Jelaskan apa yang kita lakukan pada orang yang terluka, bahwa mungkin menyakitkan tapi mereka akan segera merasa lebih baik," jelasnya.
Serta, yang paling penting, hubungi petugas kesehatan jika luka tersebut dalam dan menyebabkan banyak perdarahan, menunjukkan tanda infeksi seperti nanah dan bengkak atau ada benda asing yang tertanam dalam kasus gigitan hewan atau manusia, atau kontak dengan darah hewan.
Baca Juga: Orangtua Harus Tahu, Ini Cara Menangani Luka Bakar Pada Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi