Suara.com - Bagi sebagian orang, mengonsumsi ceker ayam mungkin terdengar menjijikan. Meski begitu, tidak sedikit pula yang menjadikan bagian kaki ayam tersebut sebagai makanan favorit.
Tidak hanya enak bagi penikmatnya, ceker atau kaki ayam juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Seperti mengutip Medical News, Minggu (13/9/2020), berikut ini lima manfaat mengonsumsi ceker untuk kesehatan hingga kecantikan.
1. Kulit Awet muda
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dept of Animal Science di National Chung-Hsing University Taiwan membuktikan ceker ayam tinggi kandungan kolagen. Kolagen sendiri dipercaya dapat menjaga elastisitas kulit, sehingga saat produksi kolagen tubuh menurun kulit akan kendur, kering dan keriput.
Dibanding mengonsumsi suplemen kolagen, ceker ayam murah dan mudah ditemukan, apalagi kolagen pada ceker lebih mudah diserap tubuh dibanding mengonsumsi dalam bentuk suplemen. Penelitian terhadap perempuan berusia 35 hingga 55 tahun yang mengonsumsi kolagen setiap hari selama delapan minggu dan hasilnya kulit lebih elastis, lembap, dan kulit menjadi lebih halus.
2. Jantung lebih sehat
Tersumbatnya pembuluh darah karena kolesterol bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Itu terjadi karena jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk memompa darah. Mengonsumsi ceker ayam dipercaya ampuh mengatur detak jantung.
Prolin yang terkandung dalam kolagen ceker akan mecah protein untuk meregenerasi dan memperbaiki sel. Bahkan prolin membantu pembuluh darah arteri untuk melepaskan penumpukan lemak yang menyumbat. Ditambah kandungan arginin dalam gelatin pada ceker yang juga dapat mengontrol tekanan darah karena menghasilkan oksida nitrat akan membuat otot di pembuluh darah mengendur dan sirkulasi darah meningkat.
3. Melancarkan sirkulasi darah
Sirkulasi darah yang lancar sangat penting untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Nah arginin dalam gelatin ceker ayam akan mengontrol tekanan darah, karena menghasilkan oksida nitrat akan membuat otot di pembuluh darah mengendur dan sirkulasi darah meningkat.
Prolin seperti yang ada pada ceker sangat penting untuk mencegah pembekuan pembuluh darah. Prolin juga membantu dinding pembuluh darah melepaskan lemak dan mengalir ke darah sehingga penyumbatan berkurang.
4. Menghilangkan stretch mark
Stretch mark terjadi karena kulit menipis dan masalah elastisitas yang berkurang. Biasanya ini juga terjadi karena kulit kekurangan kolagen di lapisan dermal kulit untuk menopang beban janin atau lemak. Nah, kolagen pada ceker ini juga bisa membantu memperbaiki stretch mark di perut dan juga paha, kolagen juga membuat kulit lebih lembab dan lebih kencang sehingga stretch mark tersamarkan
Baca Juga: Ketahui Segudang Manfaat Biji Cokelat Bagi Kesehatan Tubuh Yuk!
5. Menurunkan berat badan
Kolagen pada ceker adalah sejenis protein alami yang bebas karbohidrat, sehingga masuk dalam kategori makanan sehat untuk diet. Selain itu kolagen juga mengandung asam amino yang bisa menekan nafsu makan, sehingga penurunan berat badan mudah tercapai.
Dibanding protein lain, protein pada ceker bisa memberikan rasa kenyang yang lebih besar. Belum lagi asam amino yang dikenal dengan glisin terkandung dalam kolagen bisa menstransfer gula ke jaringan untuk meningkatkan perkembangan otot. Sedangkan otot akan membakar jauh lebih banyak kalori daripada lemak, dan massa otot yang lebih besar berarti membakar kalori di tubuh menjadi lebih cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia