Suara.com - Kista ovarium seperti jerawat pada sistem reproduksi. Cairan atau kantung berisi jaringan ini cukup umum, tetapi biasanya tidak menjamin rasa takut yang berlebihan.
“Sebagian besar kista ovarium adalah kista folikel jinak yang datang dan pergi bersama siklus Anda dan tidak memerlukan penanganan lebih lanjut,” kata Dr Taraneh Shirazian, ginekolog di NYU Langone Health, yang mengkhususkan diri dalam bedah ginekologi invasif minimal, seperti dilansir dari Health 24, Senin, (14/9/2020).
“Tetapi sekitar 20 persen perempuan mengalami kista tidak hilang dengan sendirinya, dan dapat memerlukan pembedahan” baik karena mereka memiliki kemungkinan menjadi kanker atau gejalanya hanya seburuk itu.
Seringkali banyak gejala kista ovarium yang tumpang tindih dengan gejala masalah ginekologi lainnya seperti fibroid uterus dan bahkan PMS. Nah, jika Anda melihat enam gejala kista ovarium ini, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter secepatnya.
1.Nyeri panggul yang tidak kunjung berhenti
Gejala kista ovarium yang paling umum adalah nyeri di sisi kanan bawah atau kiri panggul bawah, tepat di mana ovarium berada, kata Dr. Shirazian. Jika Anda memiliki pertumbuhan yang lebih besar di suatu tempat di mana seharusnya tidak ada, Anda akan merasakannya.
"Anda mungkin merasakannya saat berolahraga, Anda mungkin merasakannya saat Anda aktif secara seksual, tetapi ini akan menjadi rasa sakit di tempat tertentu yang konstan dan tetap ada bahkan setelah siklus menstruasi Anda hilang."
Jika rasa sakit menjadi parah, Anda mungkin menderita torsio ovarium, kata Dr. Shirazian. "Ini terjadi ketika kista menjadi lebih besar dan lebih bergerak dan berputar dengan sendirinya, memutus suplai darahnya, yang menyebabkan rasa sakit yang sangat parah."
2. Perut kembung di luar kendali
Baca Juga: Nyeri Otot Tanda Kurang Vitamin D dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Kembung merupakan gejala yang tidak jelas, tetapi bisa terkait dengan kista ovarium tergantung ukurannya.
“Kebanyakan perempuan mengalami kista di bawah 10cm. Tetapi beberapa kista bisa tumbuh menjadi sangat besar, seperti ukuran semangka, ”kata Dr Eloise Chapman-Davis, ahli onkologi ginekologi di Weill Cornell Medicine dan New York-Presbyterian.
3. Terus-menerus merasa kenyang atau 'jenuh'
Seperti halnya fibroid uterus, kista ovarium dapat menyebabkan perut terasa berat. “Kista adalah massa, dan menempati ruang, yang dapat memberi Anda perasaan tertekan,” kata Dr. Shirazian.
Tentu, Anda bisa merasakan kondisi yang mirip dengan sembelit, tetapi kecuali Anda memiliki kista di kedua ovarium, sensasi ini hanya akan menyerang satu sisi panggul Anda. Jika kebiasaan Anda ke kamar mandi baik-baik saja, tetapi Anda sudah merasa seperti ini selama dua hingga tiga minggu, ada baiknya mencari tahu apakah kista ovarium yang menjadi penyebabnya, kata Dr. Chapman-Davis.
4. Anda merasa harus buang air kecil sepanjang waktu (tapi mungkin tidak bisa)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS