Suara.com - Kabar kurang mengenakkan datang dari pesinetron Citra Kirana. Ia dilarikan ke rumah sakit lantaran demam tinggi hingga 39,6 derajat celcius. Hal itu terungkap dalam tayangan vlog sang suami Rezky Aditya.
Selain mengalami demam, perempuan yang baru diberi momongan itu juga merasakan sakit di bagian payudara, mual, serta pusing yang sangat parah. Belakangan diketahui bahwa ia mengalami mastitis.
Banyak orang mungkin tidak familiar dengan istilah medis tersebut. Lantas, apa yang dimaksud dengan mastitis?
Dilansir dari Medicalnews Today mastitis adalah infeksi pada jaringan salah satu atau kedua kelenjar susu di dalam payudara. Biasanya mempengaruhi perempuan yang memproduksi susu dan menyusui.
Sering ada bagian yang keras dan nyeri di dalam payudara. Ini bisa terjadi akibat saluran susu yang tersumbat atau karena bakteri masuk ke payudara melalui luka di kulit.
Mastitis yang terjadi selama menyusui juga dikenal sebagai mastitis laktasi. Ini diperkirakan mempengaruhi sekitar 10 persen dari semua ibu menyusui. Namun, hasil studi sangat bervariasi, dari persentase kasus yang sangat kecil hingga 33 persen.
Kondisi ini sering berkembang selama 3 bulan pertama setelah melahirkan, tetapi bisa terjadi hingga 2 tahun kemudian.
Perawatan pertama adalah pengobatan swadaya, seperti memastikan bahwa payudara dikeringkan dengan benar selama menyusui.
Seorang dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi. Mereka juga akan merekomendasikan teknik untuk mengobati saluran yang tersumbat, jika ini penyebabnya.
Baca Juga: Bukannya Senang, 5 Perempuan Malah Kesulitan karena Punya Payudara Besar
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antibiotik tidak membantu dan mungkin tidak sesuai selama menyusui. Pengobatan non-medis harus dicoba terlebih dahulu.
Jika komplikasi terjadi, dan kondisinya berkembang dengan cepat dan tampaknya menjadi lebih serius, rawat inap dan perawatan antibiotik mungkin disarankan.
Tanyakan kepada dokter tentang mengobati gejala nyeri dan demam dengan acetaminophen, atau Tylenol.
Jika mastitis tidak kunjung membaik, orang tersebut harus mengunjungi dokter lagi.
Beberapa ibu menyapih bayinya secara keliru saat mereka mengalami mastitis. Dalam kebanyakan kasus, menyusui harus dilanjutkan selama mastitis. Mastitis biasanya hanya menyerang satu payudara.
Kadang-kadang, itu bisa mempengaruhi wanita yang tidak menyusui, tapi jarang terjadi. Dalam kasus yang sangat jarang, itu dapat mempengaruhi pria.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat