Suara.com - Kanker pankreas adalah penyakit saat sel-sel kanker terbentuk di jaringan pankreas sebuah organ di perut Anda yang terletak di belakang bagian bawah perut Anda.
Sayangnya, kanker pankreas sulit didiagnosis pada tahap awal karena biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun.
Ketika gejala benar-benar muncul, penting untuk diingat bahwa gejala-gejala ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, dan biasanya bukan akibat kanker.
"Tetapi Anda harus menghubungi dokter Anda jika Anda khawatir, atau jika gejala ini muncul secara tiba-tiba," kata badan kesehatan tersebut.
Seperti yang dijelaskan, salah satu gejala kanker pankreas pertama yang terlihat adalah nyeri di punggung atau area perut - yang mungkin datang dan pergi pada awalnya dan seringkali lebih buruk saat Anda berbaring atau setelah makan.
Tanda-tanda lain termasuk:
- Penurunan berat badan yang tidak terduga
- Penyakit kuning - tanda yang paling jelas adalah menguningnya kulit dan bagian putih mata; itu juga menyebabkan urin Anda menjadi kuning tua atau oranye dan tinja Anda menjadi berwarna pucat.
Menurut Pancreatic Cancer UK, mereka juga dapat disebabkan oleh kondisi seperti pankreatitis (radang pankreas), batu empedu, sindrom iritasi usus besar (IBS) atau hepatitis (radang hati).
Meskipun demikian, jika Anda menderita penyakit kuning, segera pergi ke dokter atau kecelakaan dan darurat (A&E) tanpa penundaan, desak kesehatan tubuh.
Ia menambahkan: "Jika Anda memiliki gejala lain, Anda tidak tahu mengapa Anda mengalaminya, dan mereka bertahan empat minggu atau lebih, pergi ke dokter Anda."
Baca Juga: Studi: Kombinasi Obat Anti-Malaria dan Diabetes Mungkin Bisa Jadi Racun
Namun, ada sejumlah faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengembangkannya.
Menurut Cancer Research UK, usia adalah faktor risiko yang menonjol, dengan hampir setengah dari semua kasus baru didiagnosis pada orang berusia 75 tahun ke atas.
Kanker pankreas jarang terjadi pada orang di bawah 40 tahun, namun demikian, lapor badan amal tersebut.
Faktor risiko lain yang tidak dapat Anda kendalikan adalah riwayat keluarga - terkadang kanker pankreas ditemukan diturunkan dalam keluarga.
Seperti yang dijelaskan oleh Cancer Research UK, Anda memiliki peningkatan risiko jika Anda memiliki kerabat tingkat pertama dengan kanker pankreas.
"Risiko ini lebih tinggi jika Anda memiliki lebih dari satu kerabat tingkat pertama dengan penyakit tersebut, atau seorang kerabat tingkat pertama didiagnosis pada usia muda," kata badan amal tersebut.
Kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena kanker pankreas.
Menurut Kanker Pankreas Inggris, merokok diperkirakan menyebabkan hampir satu dari tiga kanker pankreas di Inggris Raya.
Gejala kanker paru-paru: Bagaimana cara mengungkapkan risiko Anda dengan melihat ujung jari
Penyakit itu bisa menular dalam keluarga
"Risiko Anda terkena kanker pankreas meningkat semakin banyak Anda merokok, dan semakin lama Anda merokok," kata badan amal tersebut.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko kanker pankreas.
Sekitar satu dari delapan kanker pankreas mungkin terkait dengan kelebihan berat badan atau obesitas.
Para peneliti menyimpulkan bahwa sekitar satu dari enam kasus kanker pankreas di Inggris dapat dicegah jika orang mempertahankan berat badan yang sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak