Suara.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) baru saja memindahkan tali pusat milik sang cucu dari bank penyimpanan di luar negeri ke Celltech Stem Cell Laboratory (CSC) yang berada di Vinski Tower, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Penyimpanan tali pusat ini dilakukan sebagai terapi sel punca yang kini menjadi pilihan masyarakat, karena berpotensi dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang mungkin muncul di kemudian hari.
CSC sendiri merupakan laboratorium riset, pengolahan dan penyimpanan sel punca yang telah memiliki izin operasional dari Kementrian Kesehatan dan satu-satunya laboratorium yang terakreditasi World Council of Preventive, Regenerative and Anti-aging Medicine (WOCPM).
Selain hal tersebut, JK yang juga dipercaya sebagai penasihat WOCPM yakin karena CSC memiliki metode Closed System berbasis digital yang menjamin kualitas sel dari risiko kontaminasi hal yang tidak terduga.
Presiden WOCPM, Prof. dr. Deby Vinski, MSc, PhD, menjelaskan jika metode Closed System juga mengurangi terjadinya human error, terlebih lagi CSC menggunakan teknologi Quantum Autologues Stem Cell.
"Teknologi Quantum Autologues Stem Cell adalah sebuah ekspansi sel, di mana sel akan diperbanyak dan dikalikan dalam waktu yang singkat. Hal tersebut sangatlah berbeda dengan cara konvensional," jelas Deby.
Kemudian lanjut dia, sel yang dihasilkan tersebut akan disimpan di Bank Sel yang dimiliki oleh CSC yang nantinya dapat digunakan untuk keperluan medis di masa depan bagi pasien.
Selain memindahkan tali pusat sang cucu, JK juga turut melakukan terapi stem cellnya di CSC, yang pernah ia resmikan pada 2016 lalu.
Melihat semakin berkembangnya terapi preventif dan regeneratif menggunakan sel punca, CSC berkomitmen untuk menjadi pusat tujuan medical tourism dengan memberikan pelayanan dan kualitas terbaik.
Baca Juga: Ibu Ini Punya Bisnis Nyeleneh, Bikin Perhiasan dari ASI hingga Tali Pusat
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS