Suara.com - Dunia masih dikepung pandemi Covid-19. Hingga Jumat, 25 September 2020 pukul 16: 13 WIB, setidaknya tercatat ada 32.440.355 kasus infeksi virus corona di seluruh dunia.
Berbagai cara pun dilakukan mulai dari pemberlakuan aturan pembatasan sosial skala kecil, sedang, hingga besar-besaran.
Sayanganya, ragam upaya kerap tak buahkan hasil. Angka infeksi terus melonjak dan rakyat makin gelisah. Apalagi dampak Covid-19 tak hanya merusak tubuh dan kesehatan, tapi juga ekonomi dan layanan medis secara keseluruhan.
Dibutuhkan aturan keras dan kuat, agar virus tak kian menyebar. Karena itu juga, setidaknya sudah ada lima Menteri Kesehatan yang menanggung malu karena merasa gagal menangani wabah di negaranya.
Berikut deretan nama Menteri Kesehatan yang memutuskan untuk mundur seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
1. David Clark
Pengunduran diri dilakukan oleh Menteri Kesehatan Selandia Baru David Clark, pada 2 Juli lalu. Pengunduran diri ini menyusul munculnya kasus baru penularan Covid-19 di negara tersebut.
Sebelumnya, Clark mendapat kritik dari pemerintah karena melanggar kebijakan lockdown atau kuncian yang Ia terapkan sendiri. Clark tertangkap basah membawa keluarganya berlibur ke pantai dan berkendara ke jalur sepeda gunung.
2. Adam Vojtch
Menteri Kesehatan Ceko Adam Vojtch secara tak terduga mengumumkan pengunduran dirinya dalam konferensi pers yang diadakan pada 21 Agustus 2020 lalu. Dalam konferensi pers tersebut, Vojtch juga menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan yang terbaik untuk mengatasi wabah Covid-19 di Republik Ceko.
Baca Juga: Guru Besar UI Mundur dari Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19
Pengunduran diri Vojtch terjadi setelah dirinya dihujani kritik karena kasus Covid-19 terus melonjak. Jumlah kasus virus corona bahkan meningkat dua kali lipas usai dicabutnya pembatasan kegiatan di negara tersebut.
Lukasz Szumowski mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan Polandia pada 15 Agustus lalu. Pengunduran diri ini merupakan respons Szumowski atas kritik yang ditujukan kepada dirinya akibat krisis Covid-19. Pendekatan Szumowski di awal pandemi sebenarnya dianggap cukup menjanjikan oleh banyak pihak. Namun, citranya mulai memburuk karena skandal pembelian ventilator dan masker.
4. Bruno Bruins
Menteri Kesehatan Belanda Bruno Bruins, mengundurkan diri dari jabatannya pada 19 Maret 2020 lalu. Pengunduran ini dilatarbelakangi kejadian Bruins yang pingsan saat sedang berdebat dalam rapat yang membahas krisis Covid-19. Bruins menyampaikan bahwa kondisi fisiknya tidak lagi mampu mengemban tugas dalam menangani krisis Covid-19 yang semakin memburuk.
5. Nelson Teich
Sebagai pengganti Menteri Kesehatan Brasil sebelumnya yaitu Luiz Henrique, Nelson Teich justru memilih untuk mengundurkan diri pada 15 Mei lalu. Padahal ia belum genap sebulan menjabat. Meski tidak menyebutkan alasannya secara gamblang, Nelson Teich dikecam Presiden Brasil karena dianggap terlalu takut mengeluarkan beberapa anjuran, termasuk penggunaan obat antimalaria dalam melawan Covid-19.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar