Suara.com - Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Nutrients menunjukkan bahwa orang dengan konsumsi makanan vegan memiliki rata-rata indeks massa tubuh (IMT) dan berat badan yang lebih rendah. Gaya hidup vegetarian juga terkait dengan kepribadian introvert seseorang.
Melansir dari Medicalxpress, salah satu alasan vegetarian bisa lebih kurus mungkin karena proporsi makanan yang diproses lebih rendah dan memperbanyak konsumsi makanan nabati.
"Produk yang sangat kaya lemak dan gula sangat menggemukkan. Produk tersebut merangsang nafsu makan dan menunda rasa kenyang. Jika Anda menghindari makanan hewani, rata-rata mereka mengonsumsi lebih sedikit produk semacam itu," jelas Evelyn Medawar, penulis pertama studi tersebut.
Selain itu, pola makan vegetarian mengandung serat makanan dan memiliki efek positif pada mikrobioma di usus sehingga membuat kenyang lebih cepat.
"Karena itu, orang yang makan makanan nabati akan menyerap lebih sedikit energi," kata Medawar.
Para peneliti juga menemukan bahwa nutrisi vegetarian atau vegan berhubungan dengan kepribadian. Hal itu terlebih dengan salah satu dari lima faktor kepribadian utama, yaitu ekstroversi.
Peneliti menunjukkan bahwa orang yang sebagian besar mengonsumsi makanan nabati dalam pola makannya lebih tertutup daripada mereka yang lebih banyak mengonsumsi produk hewani.
"Sulit untuk mengatakan apa alasan tepatnya," kata Veronica Witte dari Institut Max Planck untuk Kognitif Manusia dan Ilmu Otak yang terlibat dalam penelitian.
Menuru Witte, orang yang introvert cenderung lebih berhasil dan betah menganut pola makan vegetarian. Mereka yang vegetarian juga sering kali terpisah secara sosial karena pola makan berbeda.
Baca Juga: Sejarah Hari Vegetarian Dunia, Sebulan Tanpa Makan Produk Hewani
"Bisa jadi karena orang yang lebih introvert cenderung memiliki kebiasaan makan yang lebih ketat atau karena mereka lebih terpisah secara sosial yang diakibatkan kebiasaan makan mereka," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI