Suara.com - Menurut pejabat Amerika Serikat dan perusahaan, vaksin Covid-19 dari Moderna Inc siap digunakan secara luas pada akhir tahun ini. Pernyataan itu disampaikan setelah pembuat obat mengumumkan dimulainya percobaan 30.000 subjek dan menunjukkan vaksin tersebut aman dan efektif bulan lalu.
Kini sebuah studi kecil tunjukkan vaksin covid-19 moderna bekerja dengan baik pada orang tua, seperti halnya pada orang dewasa yang lebih muda.
Melansir dari Usa Today, ini merupakan pertanda positif, karena banyak vaksin tidak bekerja dengan baik pada orang tua. Seperti yang disebutkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, orang tua, khususnya yang berisiko 50 tahun ke atas berisiko lebih tinggi untuk penyakit parah akibat Covid-19.
"Dengan bertambahnya usia, respons kekebalan kita umumnya menurun dan sejumlah vaksin yang berbeda cenderung tidak berfungsi sebagaimana kita bertambah tua. Itulah mengapa kami memiliki vaksin influenza dosis tinggi untuk orang berusia 65 tahun ke atas," kata Anderson, Dr. Evan Anderson, seorang profesor penyakit menular di Emory University Medical School dan penulis utama makalah.
Penelitian kecil yang diterbitkan Selasa di New England Journal of Medicine ini menemukan vaksin Covid-19 Moderna menimbulkan respons sistem kekebalan yang hampir sama kuatnya pada orang di atas 56 tahun, layaknya seperti pada orang dewasa berusia 18 hingga 55 tahun.
Studi Moderna dilakukan oleh para peneliti di Emory University di Atlanta dan melibatkan dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 20 orang. Satu terdiri dari orang-orang berusia 56 hingga 70 tahun dan satu orang berusia 71 tahun ke atas.
Peserta yang terdaftar berasal dari Atlanta, Seattle dan Bethesda, Maryland. Temuan tersebut dibandingkan dengan temuan yang dilaporkan sebelumnya di antara penerima vaksin usia 18 hingga 55 tahun.
Hasilnya, respons kekebalan sangat sebanding dengan orang dewasa muda.
"Fakta bahwa 100 mikrogram dosis (vaksin Covid-19 Moderna) tampaknya cukup untuk menghasilkan tanggapan kekebalan yang serupa pada orang tua adalah temuan yang sangat menyenangkan," ujar Anderson.
Baca Juga: Penelitian di AS Tertunda, AstraZeneca Uji Vaksin Covid-19 di Jepang
Vaksin eksperimental mRNA-1273 Moderna sekarang dalam uji klinis Fase 3 di Amerika Serikat. Ini dianggap sebagai kandidat terdepan di antara empat kandidat vaksin dalam uji coba tahap akhir. Belum ada data yang tersedia tentang seberapa baik itu melindungi orang dari tertular Covid-19.
Memiliki vaksin yang bekerja dengan baik untuk orang tua dapat membuat perbedaan besar dalam distribusi vaksin Covid-19. Sebab ada kekhawatiran vaksin yang disetujui mungkin tidak bekerja dengan baik pada orang tua.
Ada juga kekhawatiran bahwa beberapa vaksin mungkin tidak bekerja sama sekali untuk manula, membatasi pilihan mereka atau mengharuskan mereka menunggu sampai vaksin yang lebih baru tersedia.
Pendekatan lain yang dikenal sebagai "imunisasi cincin", di mana orang yang berisiko tidak mendapatkan vaksinasi tetapi semua orang di sekitarnya melakukannya, akan membutuhkan lebih banyak vaksin juga.
Namun, penelitian vaksin Covid-19 Moderna tersebut hanya melibatkan 40 orang dan hampir semuanya berkulit putih, sehingga para peneliti mengakui bahwa diperlukan populasi penelitian yang lebih luas untuk mengonfirmasi hasil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?