Suara.com - Update Covid-19 di dunia atau global hingga Minggu (11/10/2020), pandemi Corona belum menunjukan tanda-tanda mereda di sejumlah negara, salah satunya India. Negara dengan jumlah infeksi terbanyak kedua di dunia itu kini telah membukukan lebih dari 7 juta kasus.
Perolehan jumlah kasus India makin mendekati Amerika Serikat diperingkat pertama dengan jumlah kasus 7.943.598 orang, sementara India 7.051.543 orang.
Dikutip dari situs worldometers, Minggu (11/10/2020), pertambahan kasus harian India hampir dua kali lipat dari AS. Pada Sabtu (10/10/2020), dilaporkan India mengalami pertambahan infeksi sebanyak 74.535 kasus, sementara Amerika bertambah 48.969 orang.
Meski begitu, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga (MoHFW) mengklaim laju pertambahan kasus menunjukan tren menurun sejak beberapa hari lalu.
“India pada lintasan yang stabil dengan kasus aktif yang terus menurun. Beban kasus aktif di bawah sembilan lakh untuk pertama kalinya setelah sebulan,” kata kementerian kesehatan Union dikutip dari Hindustan Times.
Sementara di benua Asia, India jadi penyumbang lebih dari setengah infeksi dari total 11.731.203 kasus.
Situs worldometers mencatat hingga Minggu (11/10/2020) pukul 00.24 GMT ada 350.474 tambahan kasus di seluruh dunia sepanjang 24 jam. Membuat total kasus Covid-19 di dunia mencapai lebih dari 37,4 juta orang tersebar di 215 negara.
Berikut 10 besar negara di dunia dengan jumlah kasus terbanyak:
- Amerika Serikat 7.943.60
- India 7.051.543
- Brasil 5.091.840
- Rusia 1.285.084
- Kolombia 902.747
- Spanyol 890.367
- Argentina 883.882
- Peru 843.355
- Meksiko 843.355
- Prancis 718.873
Baca Juga: Videografis: Kesalahan dalam Pemakaian Hand Sanitizer
Berita Terkait
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa